Kang Marhaen Terima Penghargaan Juara I Inovasi Cegah Stunting 2021 Tingkat Nasional

  • Whatsapp

 

Pemkab Nganjuk kembali meraih prestasi. Kali ini, Ceting e Abah Kolel ( Cegah Stunting dengan Memanfaatkan Bank Sampah, Pekarangan dan Kolam Lele ) mendapatkan predikat Juara 1 Penghargaan Inovasi Cegah Stunting 2021 kategori Edukasi Masyarakat. Inovasi Desa Senjayan, Kec. Gondang ini terpilih menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Bertempat di Command Centre, Kamis (25/11/2021) Plt. Bupati Nganjuk Kang Marhaen Djumadi menerima penghargaan ini secara virtual, didampingi Plt. Kadinkes Rr. Heni Rochtanti, MM , Kepala Dinas PPKB Kab. Nganjuk Dra. Widyasti Sidhartini, M.Si serta Kades Senjayan, Sumardji dan bidan Desa Senjayan Agnes Sunarmi sebagai inovator program

Penghargaan yang diberikan ini merupakan hasil kerjasama antara Habiebie Institut for Public and Govermance dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) yang didukung oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Acara penghargaan ini dihadiri langsung Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo Sp. OG(K) , Ketua Umum PP Adinkes dr. Muhhamad Subuh, MPPM, serta Dr. Drg Widya Leksmanawati Habiebie Sp.Ort, MM selaku Direktur Eksekutif HIPPG, dan dipandu langsung oleh Revi Sastra. Dalam sambutannya, Kepala BKKBN sangat mengapresiasi segala inovasi yang masuk ke dewan penilai, hal ini menunjukkan komitmen bersama bahwa : Cegah Stunting itu Penting.

Cetinge Abah Kolel adalah inovasi yang mengedukasi masyarakat dengan menanamkan kesadaran kepada warga untuk memanfaatkan tanah pekarangan, tanaman sayur mayur dan buah, dan kolam pemeliharaan lele skala rumah tangga. Sampah dikelola dengan benar untuk menghindari penyakit akibat sampah, juga untuk nilai tambah ekonomi ( non organik yang dijual melalui bank sampah, organik menjadi kompos untuk makan lele ). Inovasi ini bahkan sudah banyak direplikasi oleh beberapa desa dan kecamatan di Kab. Nganjuk, karena terbukti mampu menurunkan angka stunting, angka kurus, gizi buruk bahkan obesitas.

Dalam sambutannya, yang disiarkan langsung Channel Youtube : BKKBN Oficcial, serta live streaming Liputan 6, Kang Marhaen selaku kepala daerah yang inovasi mendapatkan predikat juara merasa bersyukur inovasi Desa Senjayan ini bisa meraih prestasi tertinggi. “ Banyak manfaat dari inovasi Cetinge Abah Kolel ini, buktinya banyak desa dan kecamatan meniru inovasi ini. Selain mencegah stunting juga bisa mensejahterakan masyarakat lewat bank sampah. Angka stunting Kab. Nganjuk terus menurun. Di tahun 2018 : 18,13 %, tahun 2019 : 11,48% tahun 2020 : 11,02 % dan di tahun 2021 : 9,63 %, angka stunting ini jauh dibawah Jawa Timur dan Nasional. “ jelas Kang Marhaen di acara penghargaan.

 

(*)

#NganjukNyawiji
#GuyubRukun
#SAE
#JAYA
#ABADI

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *