NGANJUK, SRTV.CO.ID – Peristiwa ledakan mercon yang sangat keras menggemparkan warga Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Insiden yang terjadi Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIB membuat dua pemuda bernama Rangga dan Septian mengalami luka bakar serius setelah mencoba meracik petasan berukuran besar sendiri.
“Suaranya sangat keras sekali, seperti rudal di Iran. Warga langsung keluar rumah karena kaget,” ujar Ketua RT 2 RW 6 Dusun Jabon, Arbai, saat diwawancarai usai kejadian. Ledakan terjadi di area utara lapangan desa, tepatnya di lokasi tempat mencetak tungku batubara yang berada di belakang rumah warga di wilayah Barongan. Suara yang menggelegar membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar dari kediaman masing-masing.
Menurut keterangan warga sekitar, kedua korban diduga sedang meracik mercon berukuran besar setelah mengikuti tutorial yang ditemukan di YouTube. Mereka membuat petasan dari gulungan kertas yang dilinting hingga berukuran jauh lebih besar dari mercon biasa, dengan tujuan menghasilkan suara yang lebih keras.
“Mereka ingin membuat yang suara lebih keras dari biasanya, jadi gulungannya dibuat sangat besar,” jelas salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya. Namun tak disangka, pada proses peracikan, petasan tersebut justru meledak secara tidak terduga sebelum siap digunakan.
Akibat kejadian tersebut, Rangga dan Septian mengalami luka bakar cukup serius dengan luas perkiraan sekitar 40 persen pada bagian tubuh mereka. Warga yang mengetahui kejadian segera bertindak cepat untuk mengevakuasi kedua korban ke RSUD Kertosono untuk mendapatkan penanganan medis segera.
“Pasien datang dengan luka bakar cukup serius dan saat ini masih dalam penanganan intensif di IGD,” ungkap Petugas Jaga IGD RSUD Kertosono, Niki Legar Permata Sari. Menurutnya, tim medis sedang melakukan segala upaya untuk stabilkan kondisi kedua korban sebelum mempertimbangkan langkah perawatan selanjutnya.
Selain dampak pada korban, peristiwa ini juga membuat warga sekitar terkejut dan khawatir. Radius suara ledakan diperkirakan terdengar hingga lebih dari 100 meter dari titik kejadian, bahkan beberapa rumah di sekitar lokasi mengalami getaran yang cukup jelas akibat benturan udara dari ledakan.
“Suaranya terdengar hingga lebih dari 100 meter jauhnya, rumah kami juga sedikit bergoyang karena getarannya,” tambah salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak sembarangan mencoba membuat petasan atau mercon berbahaya yang tidak hanya dapat membahayakan diri sendiri tetapi juga orang di sekitarnya. Pihak berwenang juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh konten tutorial berbahaya yang beredar di platform daring.
Reporter : Inna Duwi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV
