NGANJUK SRTV.CO.ID – Diduga lantaran ugal ugalan Bus Sumber Selamat (SS) Nopol W-7006-UZ yang dikemudikan Agus melindas sepeda motor Yamaha Nmax Nopol AE-5009-IM yang dikendarai Oktavian Krisnanda Putra (20) warga Desa Sangen, Kecamatan Geger, di Jalan Raya Nganjuk – Kertosono tepatnya di Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom. Senin (9/3/2026)
Benturan keras mengakibatkan korban Oktavian putra yang masih berstatus mahasiswa meninggal dunia dalam perawatan medis “Korban pengendara sepeda motor meninggal dunia, dalam perawatan medis di rumah sakit Nganjuk,” ungkap Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaidi.
Kecelakaan bermula dari Bus yang melaju dari barat ke timur dengan kecepatan tinggi, sampai lokasi sopir bu bermanuver hendak mendahului kendaraan didepannya, bersamaan dengan itu korban yang mengendarai motor melaju dari arah berlawanan
“Bus berusaha mendahului mobil di depannya menggunakan sisi jalan berlawanan (melewati garis pembatas jalan) akhirnya menabrak motor sehingga terjadilah laka lantas tersebut,” ungkap Kapolsek Warujayeng Kompol Ahmad Junaidi dalam keterangannya secara tertulis
Korban yang mengalami luka cukup serius tidak dapat tertolong saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Nganjuk. Kecelakaan tersebut diduga kuat akibat sopir bus yang tidak konsentrasi dan cenderung ugal ugalan
“Faktor jalan, kendaraan, cuaca, dan penerangan pada saat kejadian dalam kondisi baik. Faktor utama penyebab kejadian adalah faktor manusia, yaitu pengemudi bus yang bertindak ugal-ugalan saat mendahului,” jelas Ahmad Junaidi
Selain mengakibatkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 6 juta. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat lebih berhati hati saat berkendara, terutama sopir angkutan umum, “Jangan ugal ugalan, tetap konsentrasi, keluarga menantu dirumah,” pungkasnya.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV
