srtvIndeks

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 8,7 Miliar di Nganjuk

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H.

Bertempat di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Kabupaten Nganjuk, pada Senin (9/3/2026), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan langsung bantuan sosial dengan total nilai mencapai Rp 8.776.300.000.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa dana tersebut mencakup sembilan program strategis, mulai dari Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), pemberdayaan BUM Des, hingga bantuan untuk kemiskinan ekstrem dan lansia (PKH Plus).

“Khusus untuk masyarakat Kabupaten Nganjuk, alokasi bantuan yang diturunkan pada acara ini menyentuh angka Rp 8,7 miliar. Ini adalah bagian dari total Bansos Pemprov Jatim tahun ini yang mencapai Rp 160,9 miliar secara keseluruhan,” ujar Restu Novi.

Selain bantuan tunai, Pemprov Jatim juga memberikan dukungan infrastruktur berupa 610 drum aspal untuk percepatan perbaikan jalan di wilayah Nganjuk. Gubernur Khofifah menekankan bahwa bantuan ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.

“Penyaluran zakat produktif ini kita harapkan bisa menjadi modal penguatan, memastikan roda ekonomi masyarakat di tingkat bawah tetap berputar dan berdaya,” tegas Khofifah di sela-sela acara.

Khofifah juga memastikan bahwa proses pencairan bantuan dibuat sangat aksesibel, terutama bagi lansia penerima PKH Plus yang dapat mencairkan dana langsung melalui konter bank daerah yang tersedia di lokasi.

Mengingat momentum Ramadan 1447 H yang berdekatan dengan perayaan Nyepi, Gubernur Khofifah memberikan pesan khusus mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Jawa Timur.

“Karena ini bertepatan dengan puasa hari ke-19 yang akan beririsan dengan Nyepi menjelang lebaran Idul Fitri, mari kita terus merawat kerukunan, tenggang rasa, dan sikap saling menghormati,” ucapnya.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyambut baik bantuan tersebut dan menyatakan bahwa program ini sangat selaras dengan fokus pembangunan daerahnya, terutama di sektor infrastruktur dan pertanian. Selain bantuan dari provinsi, Nganjuk juga menerima 100 ton benih kedelai untuk mendukung para petani.

“Dengan dukungan ini, kita berharap ada pengawalan harga yang stabil dan menguntungkan petani kita saat masa panen raya tiba,” pungkas Marhaen.

Reporter : Inna Dewi Fatimah

Editor      : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version