JEMBER, SRTV.CO.ID - Kunjungan edukatif dilakukan siswa SD Labschool FKIP Universitas Jember ke Markas PMI Kabupaten Jember. Mereka belajar kepemimpinan hingga praktik pertolongan pertama.
Didampingi guru dan mahasiswa asistensi mengajar, para siswa mengikuti materi kesehatan keluarga, kesiapsiagaan bencana, serta pengenalan tugas kemanusiaan PMI secara interaktif.
Baca juga: Hari Kedua Pencarian Dua Saudara Hilang di Payangan Belum Membuahkan Hasil
Kabid Pelayanan Markas PMI Jember, Elvana Kusdijanto, mengingatkan pentingnya membangun jiwa pemimpin sejak dini. Menurutnya, kepemimpinan dimulai dari kemampuan menentukan pilihan sendiri.
“Setiap orang adalah pemimpin. Saat kita mampu menentukan pilihan sendiri, saat itu kita belajar menjadi pemimpin,” kata Elvana di Aula PMI Kabupaten Jember, Selasa (19/5).
Selain leadership, siswa juga dikenalkan pentingnya donor darah bagi pasien rumah sakit. PMI menjelaskan darah donor sangat membantu pasien operasi hingga ibu melahirkan.
Baca juga: Persid Jember Pesta Gol di Laga Perdana, Golden FC Merauke Tumbang 4-0
“Setetes darah yang didonorkan masyarakat bisa menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan,” ujarnya.
Suasana semakin antusias ketika siswa diajak praktik First Aid bersama KSR PMI Jember. Mereka mempelajari isi kotak P3K dan simulasi penanganan luka ringan.
“Anak-anak jadi lebih memahami materi kesehatan karena langsung praktik. Mereka terlihat antusias selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Baca juga: Gus Fawait Sebut WTP Bukan Tujuan Akhir, Pemkab Jember Diminta Terus Tingkatkan Kinerja
Sementara itu, Mahasiswa PGSD FKIP UNEJ, Fariha, menilai kolaborasi sekolah dengan PMI memberi pengalaman nyata bagi siswa tentang kesiapsiagaan dan kepedulian sosial sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapat ilmu baru, tetapi juga belajar peduli dan siap menolong sesama,” pungkas Fariha.
Editor : SRTVRedaksi