Libur Nataru, Volume Sampah di Kawasan SLG Kediri Tembus 2,5 Ton per Hari

srtv.co.id
Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri angkut sampah dari kawasan slg (bakti)

KEDIRI, SRTV.CO.ID — Lonjakan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berdampak pada peningkatan volume sampah di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri. Selama masa liburan, timbulan sampah di kawasan tersebut mencapai sekitar 2,5 ton per hari dan harus diangkut hingga empat kali dalam sehari.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan hari normal yang rata-rata menghasilkan sekitar 2 ton sampah per hari. Khusus pada malam pergantian tahun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri mengerahkan 23 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan kawasan wisata andalan tersebut.

Baca juga: Libur Tahun Baru 2026, Kawasan SLG Kediri Diserbu Ribuan Pengunjung

Kepala DLH Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Arman Fuadi, mengatakan peningkatan volume sampah sejalan dengan melonjaknya jumlah pengunjung SLG selama libur Nataru. Dalam sehari, jumlah wisatawan bisa mencapai sekitar 5.000 orang atau meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa.

Dengan tingginya jumlah pengunjung, volume sampah juga otomatis meningkat. Petugas kami harus bergerak cepat membersihkan sampah, baik yang berada di tempat sampah maupun yang dibuang sembarangan,” ujar Arman.

Baca juga: Lonjakan Penumpang Saat Libur Nataru, KAI Hadirkan Layanan Medis di Stasiun

Ia menegaskan, kebersihan kawasan SLG menjadi perhatian serius karena kawasan tersebut merupakan ikon wisata Kabupaten Kediri. Oleh karena itu, DLH mengimbau seluruh pengunjung untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Menurut Arman, petugas kebersihan mulai bekerja sejak selepas subuh hingga sekitar pukul 09.00 WIB agar kawasan SLG tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung. Sampah yang terkumpul selanjutnya diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekoto, Kecamatan Pare.***

Baca juga: Libur Nataru Picu Lonjakan Penumpang, Pengelola Perahu Penyeberangan Diingatkan Soal Keselamatan

Reporter: Bakti WijayantoEditor: AMS

Editor : SRTVRedaksi

Pemerintah
Berita Terpopuler
Berita Terbaru