srtv.co.id Nganjuk- Hampir setengah masyarakat Kabupaten Nganjuk berprofesi petani. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Nganjuk selenggarakan, sosislisasi pengembangan sarana pertanian. Melihat keluhan petani di wilayah mengenai hama Tikus dan hama wereng yang selama ini menghantuhi petani di beberapa desa, pada Rabu (27/7/2022) di Pendopo KRT Sosro Koesoemo.
Turut hadir dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut dari Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Dinas Pertanian, Forkopimda Nganjk, beberapa Camat Kabupaten Nganjuk, anggota DPRD Subagio bidang pertanian beberapa perwakilan petani dan kelompok Tani se Kabupaten Nganjuk.
Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus
Sosialisasi ini, menanggapi respon permasalahan yang di hadapi para petani mengenai hama wereng dan tikus karena hama wereng dan tikus salah satu momok yang menakutkan bagi petani terutama pada tanaman padi dan jagung.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Nganjuk yang biasa disebut Kang Marhaen mengajak para petani untuk kompak dalam menangani termasuk dengan cara gropyokan untuk menanggulangi dengan cara gotong royong.
"Pada kesempatan ini silahkan kelompok tani dan petani bisa bertanya langsung pada Dinas Pertanian," ujarnya.
Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah
Sementara itu, salah satu dari kelompok tani Desa Gondang Ngudi Mulyo Nursalam mengatakan selain dapat ilmu dari Dinas Pertanian nganjuk, juga mendapatkan amplop dan kaos dari Kang Marhaen sebagai penyemangat di usia tua.
Kang Marhaen berpesan semoga kelompok petani yang hadir pada sosialisasi tersebut dalam pengelolaan sawahnya semoga panen nya melimpah ruah. Sepi ing pamrihh rame ing gawe, gotong royong nyambut gawe.
Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk
Reporter: Red Bon, Erlita
Editor : admin