srtv.co.id Nganjuk- Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. mengintruksikan anggota yang bertugas di pos penyekatan untuk lebih maksimal dalam memeriksa hewan ternak yag melintas di perbatasan pada Jum'at (8/7/2022) di pos penyekatan perbatasan Nganjuk-Bojonegoro di Kecamatan Rejoso.
Sebagaimana saat memeriksa kesiapan personel dan alat pendukungnya disampaikan Kabagops Polres Nganjuk Kompol Abdul Rokib, hal ini dilakukan guna mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di masa Idul Adha.
Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus
"Sebagaimana instruksi Kapolres Nganjuk agar fungsi pos penyekatan lebih dimaksimalkan untuk Idul Adha. Hal ini mengingat tingginya frekuensi kendaraan yang mengangkut hewan ternak dari satu daerah ke daerah lain menjelang hari penyembelihan hewan kurban," ungkapnya.
“Apabila ditemukan hewan yang terindikasi dijangkiti PMK kembalikan ke daerah asalnya untuk mencegah masuknya PMK diwilayah kita,” ujarnya.

Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah
Kompol Abdul Rokib juga mengingatkan anggota satgas yang tergabung di pos penyekatan, baik dari Polri, TNI, maupun Dinas Pertanian untuk melakukan penyekatan dengan humanis.
“Lakukan pemeriksaan dengan cara yang humanis dan jangan bertindak arogan kepada masyarakat yang sedang mengangkut hewan ternaknya serta jaga kekompakan,” tuturnya.
Adapun titik penyekatan Polres Nganjuk, yakni Kertosono (perbatasan Nganjuk-Jombang), Desa Sambikerep (Nganjuk-Bojonegoro), Desa Wilangan (Nganjuk-Madiun), dan Desa Cerme (Nganjuk-Kediri).
Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk
Reporter : Erlita
Editor : admin