Siswa yang Hilang saat Pelajaran Renang Ditemukan Tewas di DAM

srtv.co.id
Caption: Proses evakuasi jenazah korban, Sabtu (10/4/2021). Foto dokumentasi Polsek Berbek

Nganjuk, srtv.co.id – Proses pencarian siswa SMP Islam Al A'LA Loceret Nganjuk yang tenggelam di DAM sungai di Kecamatan Berbek membuahkan hasil. Korban bernama Mochamad Ali Kadar Usman telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Proses pencarian korban dilakukan Tim SAR gabungan hingga hari kedua. Keluarga korban yang turut dalam pencarian menangis histeris saat jenazah Ali ditemukan di dasar sungai.

Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus

Kapolsek Berbek, AKP Gede Putu Sinardhana menjelaskan, saat ditemukan posisi korban berada pada kedalaman 4,5 meter dengan kondisi tersangkut bebatuan. Korban ditemukan pada Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 8.50 WIB.

Usai diangkat, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Nganjuk menggunakan mobil polisi untuk dilakukan visum.

“Tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, Tagana, bekerjasama dengan TNI-Polri dan juga masyarakat selaku relawan melakukan pencarian hari kedua yakni Sabtu. Kami bergerak mulai jam 7.45 WIB,” jelas Gede kepada wartawan, Sabtu (10/4/2021) kemarin.

“Kurang lebih pencarian di bawah aliran DAM ini satu setengah jam, dengan mempernggunakan alat penyelam dengan tabung yang turun ke bawah adalah rekan-rekan dari Basarnas,” lanjutnya.

Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah

Sebagaimana diketahui, rombongan siswa-siswi SMP Islam Al A'LA Loceret mengikuti study olahraga renang di sungai kecil dekat DAM. Tanpa diketahui oleh guru, tiga siswa berenang di DAM di Dusun Kedunggerik tersebut.

Korban tenggelam diduga karena tak bisa berenang dan kelelahan karena derasnya arus. Sementara dua siswa lain dapat menyelamatkan diri.

Reporter: Diah Ayu Wulandari

Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk

Editor: Hasan

Editor : admin

Pemerintah
Berita Terpopuler
Berita Terbaru