NGANJUK, SRTV.CO.ID – Warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk digegerkan oleh aksi dugaan penganiayaan sadis pada Kamis (11/6/2026).
Seorang perempuan muda yang diketahui baru saja menikah, ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah di kawasan Barat Sungai desa setempat.
Korban diketahui bernama Dela Margareta Puspita Ningrum (19), seorang pengantin baru asal Desa Sonobekel. Dela ditemukan terkapar merintih kesakitan dengan luka robek parah di bagian tangan dan kepala.
Berdasarkan video amatir yang beredar di kalangan warga, korban terlihat masih bernyawa namun terus mengerang menahan sakit, sementara darah segar terus mengalir dari tangannya.
Menurut keterangan Kepala Desa Sonobekel, Sentot Rudi Prastiyono, ST, peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi kejadian berada di jalur sepi yang menjadi jalan tembus menuju pintu air Baduk.
"Kalau kejadian pastinya saya tidak tahu langsung, karena menurut laporan masyarakat kejadian itu sekitar jam 19.30 WIB. Saya baru mendapat laporan sekitar pukul 21.00 WIB," ujarnya.
Sentot mengatakan, menurut keterangan warga sekitar, sebelum jeritan korban terdengar, sempat terlihat dua unit sepeda motor melaju ke arah selatan menuju tempat kejadian perkara (TKP). Satu motor Honda Beat berwarna biru-putih dikendarai oleh korban, sementara satu motor lainnya diduga adalah milik pelaku.
"Jadi saya ke lokasi itu korban sudah tidak di lokasi. Terus barang-barang bukti sepeda motor juga sudah tidak ada. Luka korban di tangan, ada robekan di tangan. Saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.
Tak berselang lama, terdengar teriakan histeris minta tolong dari arah kegelapan. Saat warga berlarian menuju sumber suara untuk memberikan pertolongan, mereka terkejut melihat korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.
Dan tidak ada satu pun barang berharga milik korban yang hilang dari lokasi.
Sentot juga mengatakan bahwa korban merupakan seorang perempuan muda yang baru saja membina rumah tangga.
“Untuk statusnya, korban sudah berkeluarga. Baru nikah ya, baru menikah," ucapnya.
Ketika disinggung mengenai pelaku merupakan orang dekat atau mantan kekasih korban, Sentot memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib.
"Wah, kita enggak mau berspekulasi (soal pelaku). Karena ini semua sudah dalam proses penyidikan kepolisian," pungkasnya.
Editor : Inna Dewi Fatimah