Canggih.! Pelindo Hadirkan Teknologi Pemindai Petikemas untuk Amankan Rantai Logistik Jawa Timur

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Jajaran manajemen Pelindo Regional 3 bersama perwakilan Bea Cukai Tanjung Perak, KSOP Utama Tanjung Perak, Balai Karantina Jawa Timur, serta pengurus GINSI, ALFI/ILFA, dan GPEI Jawa Timur (SRTV)

SURABAYA, SRTV.CO.ID – Pelindo menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada anggota GINSI, ALFI/ILFA, dan GPEI Jawa Timur secara bertahap pada 10, 15, dan 16 September 2026 di Terminal Petikemas Surabaya untuk mendukung kelancaran pemeriksaan barang di pelabuhan.

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan pentingnya langkah ini.

"Melalui layanan ini, kami ingin mendukung upaya pemerintah, khususnya Bea Cukai, dalam memastikan keamanan komoditas yang didistribusikan melalui pelabuhan," ujar Purwanto Wahyu Widodo. Sabtu (19/9/2026)

Penerapan teknologi pemindaian petikemas ini merupakan wujud nyata dukungan Pelindo terhadap tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mengawasi keamanan komoditas ekspor dan impor sekaligus menjaga arus kelancaran logistik nasional.

"Sosialisasi ini penting agar seluruh pengguna jasa memahami mekanisme layanan yang diterapkan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif, mendukung pengawasan, sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok nasional," lanjut Purwanto Wahyu Widodo menekankan tujuan dari kegiatan ini.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemangku kepentingan utama ekosistem logistik, seperti pengurus asosiasi, Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, KSOP Utama Tanjung Perak, hingga Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur guna membangun pemahaman bersama di lapangan.

"Penerapan layanan alat pemindai petikemas tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan di pelabuhan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengamanan barang yang keluar dan masuk melalui pelabuhan." Jelas Purwanto

Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemaparan prosedur operasional, simulasi koordinasi dengan Bea Cukai, serta ruang diskusi aktif untuk memberikan masukan demi kelancaran implementasi teknologi pemindaian tersebut.

"Layanan alat pemindai petikemas diharapkan dapat memperkuat aspek keamanan pemeriksaan petikemas melalui pemanfaatan teknologi, sekaligus mendukung proses pelayanan yang lebih efektif dan efisien," tutup Purwanto Wahyu Widodo.

Dengan terciptanya pemahaman yang baik dari seluruh asosiasi dan pengguna jasa, implementasi sistem pemindaian ini siap mendorong terwujudnya ekosistem logistik nasional yang aman, andal, dan berdaya saing tinggi.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru