Korsleting Listrik, Rumah Warga Blitar Ludes Terbakar, Ijazah dan BPKB Ikut Hangus

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Petugas pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan kobaran api yang menghanguskan rumah warga di Kelurahan Bence, Garum, Blitar (Aziz/SRTV)

BLITAR, SRTV.CO.ID - Nasib naas menimpa Joko Budiono (53), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Rumah miliknya ludes dilalap si jago merah pada Rabu (9/9/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Diduga kuat, musibah kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting aliran listrik dari area kamar korban.

"Dugaan karena korsleting listrik," kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sujianto, yang melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah rumah Joko.

Menyadari adanya kobaran api, Sujianto langsung berteriak meminta tolong dan bergegas melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa, kepolisian, serta tim pemadam kebakaran.

"Asap membumbung tinggi dan memastikan ternyata rumah korban terbakar. Akhirnya berteriak kebakaran dan melaporkan kejadian ke perangkat desa, polisi dan tim pemadam kebakaran," ujar Aiptu Saiful Muheni menceritakan kronologi awal.

Mendapat laporan warga, dua unit truk pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas bergerak cepat menjinakkan si jago merah agar kobaran api tidak merembet ke pemukiman sekitar.

"Harus cepat karena lokasi dekat dengan kampung padat," tegas Aiptu Saiful Muheni mengenai penanganan di lapangan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun bagian ruang tamu dan kamar tidur samping ludes terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 20 juta akibat hangusnya bangunan serta barang elektronik seperti televisi.

"Akibat kebakaran, sejumlah barang-barang penting dilalap si jago merah," ungkap Aiptu Saiful Muheni.

Selain bangunan dan barang elektronik, sejumlah dokumen berharga milik korban seperti BPKB sepeda motor hingga ijazah sekolah tidak berhasil diselamatkan dan ikut amblas dilalap api.

"Tak hanya itu, sejumlah dokumen mulai ijazah, BPKB, televisi dan barang elektronik lainnya ikut terbakar," pungkas Aiptu Saiful Muheni

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru