Menuju Pilgub Jatim 2029, Marhaen Djumadi Dinilai Punya Modal Kuat Jadi 'Political Integrator'

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Ketua DPC PDIP Nganjuk Marhaen Djumadi, dinilai tokoh masyarakat Jatim memiliki kualifikasi sebagai 'political integrator' untuk maju pada Pilgub Jatim 2029 mendatang (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2029 memang masih cukup jauh, namun bursa calon memanas seiring penegasan Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah yang mematok target kemenangan Pileg dan perebutan kursi Jatim 1. 

Dari 12 kader banteng yang kini menjabat sebagai kepala daerah di Jawa Timur, nama mantan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengemuka sebagai salah satu figur potensial.

"Hal tersebut bukan semata-mata karena beliau seorang tokoh yang paling populer, tapi juga saya lihat sebagai 'political integrator' yang kiranya mampu menyatukan struktur politik, kelompok keagamaan, dunia usaha, birokrasi, daerah, dan generasi muda, LSM dan media sekaligus," papar Tokoh Masyarakat Jawa Timur, Dr. Wahju Prijo Djarmiko, Rabu (26/8/2026).

Menanggapi solidnya stok kepemimpinan PDIP, figur Marhaen yang kini dipercaya memimpin DPC PDIP Nganjuk dinilai memiliki daya pikat kepemimpinan lintas sektor. Karakter inklusif inilah yang dinilai penting untuk merangkul pluralisme sosiologis masyarakat Jawa Timur.

"Jawa Timur sangat plural secara sosial-politik. Figur yang terlalu identik dengan satu partai atau satu kelompok akan memiliki ceiling elektoral. Beliau selama jadi Bupati Nganjuk terbukti bisa diterima di NU dan jaringan pesantren, Muhammadiyah, kelompok nasionalis, dan masyarakat luas. Serta kalangan pengusaha, akademisi dan profesional, generasi muda," beber Wahju.

Selain aspek pengayoman sosial-keagamaan, Marhaen Djumadi juga dipandang memiliki modal rekam jejak eksekutif yang solid. Pendekatan visioner dalam pengembangan ekonomi daerah menjadi nilai tambah tersendiri bagi kesiapan kepemimpinannya di tingkat provinsi.

"Saya sering berdiskusi dengan beliau perihal industrialisasi, hilirisasi, agroindustri, pariwisata, UMKM, investasi dan lain-lain. Selain itu, beliau punya integritas yang terpercaya dan teruji selama memimpin Kabupaten Nganjuk," tambahnya.

Modal kelengkapan kepemimpinan Marhaen ini kian melengkapi peta kekuatan 12 kepala daerah dan 19 anggota DPR RI asal Jatim yang disiapkan PDIP. Wahju pun meyakini keluwesan komunikasi politik Marhaen mampu menjawab tantangan era transisi kepemimpinan Jawa Timur mendatang.

"Saya yakin beliau mampu menjembatani 'Jawa Timur lama' dan 'Jawa Timur baru'. Beliau tidak terlalu polarizing. Beliau kuat dalam memimpin dan moderat dalam menyatukan yang saling berselisih," tandas Wahju.

Langkah konsolidasi ini juga selaras dengan arahan internal DPP PDIP. Stok kader yang berlimpah di tingkat eksekutif maupun legislatif menunjukkan matangnya proses kaderisasi partai untuk menatap agenda politik Pilkada Jatim 2029.

"Kalau kita lihat di dalam demokrasi yang terkonsolidasi, maka ada calon-calon yang muncul dari kepala daerah. Kami punya 12 kepala daerah, ada juga calon yang muncul dari anggota DPR RI, kami punya anggota DPR RI yang cukup signifikan, sekitar 19 dari Jawa Timur," beber Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Sebagai informasi di Jawa Timur saat ini ada 17 kader PDIP yang menduduki posisi kepala daerah maupun wakil kepala daerah, 12 di antaranya merupakan kepala daerah. Mereka, yakni Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Kemudian, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Bupati Malang Sanusi, Bupati Blitar Rijanto, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Juga terdapat lima kader yang menjabat wakil kepala daerah, yakni Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, dan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru