Ziarah ke Makam Tiga Tokoh NU Jombang, DPD PDIP Jatim Dirikan Posko Kesehatan Muktamar

Rombongan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat melakukan ziarah ke makam tokoh besar NU di Jombang menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU (Ist/SRTV)
Rombongan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat melakukan ziarah ke makam tokoh besar NU di Jombang menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU (Ist/SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar ziarah ke makam tiga tokoh pendiri dan ulama besar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut gelaran Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas.

Dipimpin Sekretaris DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono, rombongan mendatangi makam KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab) di Tambakberas, serta makam Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di kompleks Ponpes Tebuireng.

“NU telah bersama Indonesia sejak sebelum kemerdekaan. Para kiai, pesantren, dan santri ikut mendirikan, mempertahankan, kemudian mengisi Republik melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial. Karena itu, Muktamar NU di Jawa Timur juga menjadi kebahagiaan bagi kami,” kata Deni.

Perjalanan ziarah ini diawali dari makam Mbah Wahab di Tambakberas. Lokasi tersebut dinilai memiliki keterkaitan sejarah yang sangat erat dengan perjalanan dakwah NU serta penyelenggaraan Muktamar ke-35 kali ini.

“Semangat Ya Lal Wathan yang beliau wariskan terus hidup hingga hari ini, yakni kecintaan kepada tanah air dan pengabdian kepada Indonesia,” ujarnya.

Setelah dari Tambakberas, rombongan melanjutkan ziarah ke Ponpes Tebuireng. Di makam KH Hasyim Asy’ari dan Gus Dur, Deni menekankan pentingnya meneladani perjuangan ulama dalam menjaga demokrasi, keberagaman, serta keutuhan NKRI.

“Zamannya berbeda dengan Mbah Wahab, Mbah Hasyim dan Bung Karno, tetapi rumah yang mereka jaga tetap sama: Indonesia,” katanya.

Sebagai aksi nyata dalam menyukseskan gelaran Muktamar, PDIP Jatim juga mendirikan Posko Kesehatan di sekitar kompleks Ponpes Bahrul Ulum. Pelayanan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP dan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).

“Bagi kami, menyambut Muktamar bukan hanya mengucapkan selamat. Kami ingin ikut membantu dan melayani. Para kiai, nyai, santri dan Nahdliyin yang datang ke Jawa Timur adalah tamu yang harus kita muliakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDIP Jatim KH Abdul Wahab Yahya (Gus Wahab) menyampaikan bahwa keberadaan kalangan pesantren di dalam PDIP merupakan bentuk ikhtiar untuk terus merekatkan nilai keislaman dan kebangsaan.

“Monggo rawuh di Jawa Timur, monggo rawuh di Jombang. Kami ikut bungah menyambut para kiai, nyai, santri dan seluruh muktamirin. Semoga dari Tambakberas lahir kebaikan dan kemaslahatan untuk NU dan Indonesia,” pungkas Gus Wahab.

Editor : SRTVRedaksi