NGANJUK, SRTV.CO.ID - Sebagai upaya menjaga kesehatan para peserta serta tamu undangan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, langkah preventif mulai digencarkan.
Anggota MPR/DPD RI Jawa Timur, Hj Lia Istifhama, menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang untuk melalukan penyemprotan fogging guna mencegah potensi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di titik-titik pusat keramaian.
"Hari ini kita melakukan fogging di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Titik lokasi yang menjadi sasaran adalah Ponpes Latifah 2," ungkap Lia seusai turun langsung ke lokasi.
Langkah ini diambil setelah ditemukannya beberapa kasus DBD di wilayah sekitar kawasan pesantren.
Kekhawatiran akan meningkatnya risiko penularan selama acara berlangsung menjadi alasan utama dilakukannya tindakan pencegahan sejak dini.
"Kenapa kami memilih melakukan fogging. Karena saat ini ada beberapa kasus yang terkena demam berdarah. Kami juga tidak mau kejadian itu terulang. Ini upaya preventif kami," ujarnya.
Aksi tanggap ini dipastikan akan menyasar area sensitif, termasuk tempat-tempat yang akan difungsikan sebagai penginapan bagi ribuan peserta dari berbagai daerah. Lia mengapresiasi kolaborasi dan dukungan penuh dari tenaga medis setempat demi mengoptimalkan penyemprotan.
"Kami berterima kasih kepada Dinkes Kabupaten Jombang yang sudah membantu dengan terbuka untuk sama-sama turun dalam rangka fogging kali ini," jelasnya.
Pelaksanaan fogging direncanakan terus berlanjut hingga mencakup total lima titik strategis di area pesantren.
Harapannya, sterilisasi dari jentik dan nyamuk Aedes aegypti ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan aman bagi seluruh tamu.
"Dari fogging ini dapat mencegah DBD, sehingga seluruh rangkaian muktamar bisa berjalan lancar, aman, dan khidmat bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir di lokasi pesantren Tambakberas," pungkasnya.
Editor : SRTVRedaksi