Irjen Kemenhaj Tegaskan Pengawasan Bukan Cari Kesalahan, Bawa Misi Tri Sukses Haji 2026

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Penguatan tata kelola internal terus didorong demi menyukseskan pelayanan ibadah haji dan umrah (Istimewa/SRTV)

BOGOR, SRTV.CO.ID — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar pembekalan pengenalan tugas dan fungsi Inspektorat Jenderal (Itjen) dalam Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi Karier 2026 di Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat integritas dan pemahaman para ASN baru terhadap pentingnya sistem pengawasan internal.

"Itjen bukan hadir untuk mencari-cari kesalahan. Tugas kami adalah memastikan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan, efektif, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya," tegas Inspektur Jenderal Kemenhaj RI, Dendi Suryadi. Kamis (23/7/2026)

Acara yang dipandu oleh Inspektur Wilayah III Mulyadi Nurdin ini menggarisbawahi bahwa Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memegang tiga peran utama: assurance, consulting, dan early warning system.

Fungsi-fungsi tersebut berguna memitigasi risiko sejak dini serta menjamin efektivitas tata kelola instansi secara berkesinambungan.

"Pengawasan bukan hanya tanggung jawab Itjen. Setiap ASN memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga integritas, mematuhi ketentuan, dan membangun budaya kerja yang bersih serta profesional," ujar Dendi mengingatkan seluruh peserta.

Selain rutin mengeksekusi audit, evaluasi, hingga pemantauan, Itjen bertugas mengawal Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) agar pelayanan haji dan umrah semakin prima.

Seluruh ASN diimbau agar selalu menjauhi benturan kepentingan, menolak gratifikasi, serta menjadi teladan publik.

"Apabila tata kelola berjalan baik, pengelolaan keuangan akuntabel, risiko dapat dikendalikan, dan setiap unit bekerja sesuai ketentuan, maka kualitas layanan kepada jemaah akan meningkat. Pada akhirnya, hal itu akan memperkuat kepercayaan publik terhadap Kemenhaj," pungkas Dendi.

Keberhasilan pelayanan haji juga dinilai sangat tergantung pada performa tim di balik layar. Oleh karena itu, Kemenhaj berkomitmen membentuk SDM berakhlak Islam dan profesional yang didukung oleh sistem reward and punishment yang berkeadilan demi mewujudkan Tri Sukses Haji.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru