Warga Kepanjen Pace Gelar Kenduri Ambengan Malam Suro di Lapangan Desa

Reporter : Boniman
Suasana khidmat warga RT 03 / RW 08 Desa Kepanjen, Pace, saat menggelar kenduri "ambengan" memperingati bulan Suro di lapangan desa (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Ratusan warga Desa Kepanjen (Panjen Etan), Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, khususnya di lingkungan RT 03 / RW 08, pada malam Suro (Muharram) dengan penuh khidmat. Jumat malam (10/07/2026) bakda Isya, mereka berkumpul menggelar tradisi kenduri sebagai wujud syukur sekaligus pelestarian warisan leluhur.

Tradisi tahunan ini diisi dengan ritual kirim doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. Bagi masyarakat setempat, momentum ini bukan sekadar rutinitas kalender Jawa, melainkan sebuah kewajiban kultural yang harus dijaga eksistensinya.

"Pelaksanaan kenduri di hari Jumat malam adalah sebuah keharusan. Ini rutin kami lakukan setiap tahun," tegas Ketua RT 03 / RW 08 Desa Kepanjen, Bapak Subari.

Uniknya, kenduri bulan Suro di wilayah ini memiliki kekhasan tersendiri karena berpusat di area lapangan terbuka desa. Konsep "ambengan" atau makan bersama dalam satu wadah besar menjadi simbol runtuhnya sekat sosial antarwarga, di mana setiap Kepala Keluarga (KK) wajib untuk hadir dan melebur menjadi satu.

Tidak hanya dari kacamata adat, acara ini juga dibedah dari sudut pandang religi. Tokoh agama setempat hadir untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai esensi bulan Suro kepada masyarakat yang hadir.

"Peringatan suroan serta sodhakoan (sedekah) dalam versi agama mengajarkan kita tentang pentingnya kerukunan bertetangga serta rukun antarumat di lingkungan masyarakat," ujar Sunarji, tokoh agama setempat dalam tauziahnya.

Melalui kepulan asap kemenyan yang tipis dan untaian doa-doa keselamatan yang dipanjatkan, warga berharap Desa Kepanjen selalu dijauhkan dari marabahaya (tolak bala) serta diberikan kelimpahan berkah di tahun yang baru ini.

Di penghujung acara, ketua RT kembali mengingatkan bahwa esensi terbesar dari berkumpulnya warga malam ini adalah eratnya rasa kekeluargaan.

"Kegiatan kenduri bulan Suro ini tidak hanya merefleksikan kuatnya tradisi lokal, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara warga Desa Kepanjen, khususnya di RT 03 Panjen Etan," pungkas Subari.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru