NGANJUK, SRTV.CO.ID – Peringatan Haul ke-266 Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Sosrokoesoemo atau yang akrab dikenal masyarakat sebagai Kanjeng Jimat, berlangsung khidmat dan meriah pada Jumat (10/7/2026).
Acara yang digelar di Berbek, pusat pemerintahan pertama Nganjuk, dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Pembukaan ini ditandai dengan prosesi penyerahan Pecut Samandiman kepada Ketua Panitia, HM Aris Mujoyo
Kanjeng Jimat merupakan Bupati pertama Nganjuk sekaligus ulama besar yang ditunjuk oleh Keraton Yogyakarta pada sekitar tahun 1745. Meski telah wafat sejak tahun 1760, nama dan jasa-jasanya dalam meletakkan fondasi pemerintahan dan syiar Islam di Bumi Anjuk Ladang tetap harum hingga kini melalui ikatan spiritual yang terus dijaga oleh para penerusnya.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan sekapur sirih sejarah dan mengagumi rekam jejak KRT Sosrokoesoemo. Marhaen menekankan bahwa Kanjeng Jimat adalah sosok pemimpin yang luar biasa karena mampu menyelaraskan pemerintahan, agama, dan kebudayaan lokal sebagai sarana dakwah.
“Selama hidupnya, Kanjeng Jimat sangat luar biasa dalam nguri-uri budaya. Semoga kita dapat selalu meneruskan nilai-nilai perjuangan beliau, terutama dalam ajaran Islam,” ujar Marhaen Djumadi di hadapan para hadirin.
Rangkaian haul kali ini dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari kesenian Reok Gembong Asmoro hingga Jaranan Turonggo Wilis yang mentas sejak pagi hari.
Tradisi ini sengaja dihadirkan untuk merefleksikan kecintaan Kanjeng Jimat terhadap kebudayaan yang dulunya dijadikan media syiar Islam yang damai dan merangkul masyarakat.
Sinergi antara budaya dan religi ini akan berlanjut hingga malam hari dengan pembacaan Sholawat Nabi. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan doa bersama lewat Istighosah bersama Majlis Munajat Agitsni dan Al Bahry pada Sabtu malam (11/7/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia Haul sekaligus pimpinan reok dan jaranan, HM Aris Mujoyo, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Bupati Nganjuk beserta jajaran Forkopimcam Berbek, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sifat-sifat mulia sang bupati pertama.
"Harapan kita semua, semoga bisa meneruskan perjuangannya, apalagi keluarganya yang saat ini masih diberikan sehat sebagai pewaris genetika. Mari kita doakan semoga Kanjeng Jimat senantiasa damai di alam sana," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC KAI Nganjuk tersebut
Editor : SRTVRedaksi