Viral, Video Pocong di Jember Kembali Terungkap, Pembuat Konten Minta Maaf

Reporter : Abdus Syakur
Pembuat konten pocong yang sempat meresakan warga meminta maaf Melali vidio klarifikasi. (Istimewa).

JEMBER, SRTV.CO.ID - Viralnya video pocong di kawasan Sumbersari, Jember, akhirnya ditindaklanjuti aparat kepolisian. Polisi turun langsung mengecek lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Pengecekan dilakukan jajaran Sat Binmas Polres Jember pada Senin malam, (25/5/2026). Polisi memastikan video tersebut hanyalah konten buatan warga.

Baca juga: Hari Kedua Pencarian Dua Saudara Hilang di Payangan Belum Membuahkan Hasil

Kasat Binmas Polres Jember, Agus Kurniawan, meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan kabar menyesatkan yang beredar di media sosial.

“Malam ini kami masih menindaklanjuti berita viral terkait pocong. Kami imbau masyarakat jangan percaya berita bohong soal pocong,” ujar Agus.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuat konten yang dapat memicu keresahan masyarakat. Menurutnya, video semacam itu bisa menimbulkan kepanikan.

“Jangan membuat konten yang justru meresahkan masyarakat. Kami berharap masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial,” katanya.

Baca juga: Persid Jember Pesta Gol di Laga Perdana, Golden FC Merauke Tumbang 4-0

Polres Jember berharap kejadian itu menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih bijak menyikapi informasi viral dan tidak mudah terpengaruh kabar bohong di media sosial.

Sementara itu, pembuat video mengaku aksi tersebut hanya dibuat untuk kebutuhan konten media sosial. Ia memperagakan sosok pocong dalam rekaman viral tersebut.

Khalifah (36), warga Jalan MT Haryono, Wirolegi, mengaku dirinya sengaja mengatur posisi kamera agar identitasnya tidak terlihat jelas.

Baca juga: Gus Fawait Sebut WTP Bukan Tujuan Akhir, Pemkab Jember Diminta Terus Tingkatkan Kinerja

“Pocong dalam video itu sebenarnya saya sendiri. CCTV saya arahkan supaya wajah saya tersensor,” ucap Khalifah.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada warga Jember atas kegaduhan yang sempat muncul akibat video tersebut.

“Saya meminta maaf kepada seluruh warga Jember dan keluarga saya. Saya tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi,” tuturnya.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru