Nganjuk, SRTV.CO.ID – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC) tidak sekadar menjadi ajang pertemuan resmi bagi jajaran pemimpin daerah. Bagi Kabupaten Nganjuk, acara tersebut membawa harapan nyata untuk mengubah wajah pembangunan, dengan fokus pada peningkatan ekonomi lokal dan percepatan transformasi digital.
Hadirnya Bupati Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bukan hanya bentuk komitmen pada kebijakan pusat, melainkan juga langkah strategis untuk membuka peluang baru bagi masyarakat Nganjuk.
“Kita tidak datang hanya untuk mendengar dan mencatat. Tapi bagaimana setiap kebijakan dari Jakarta bisa diubah menjadi program yang memberikan dampak nyata di lapangan, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani hingga kemudahan akses layanan bagi masyarakat di pelosok daerah,” ujar Bupati Marhaen Djumadi usai kembali dari acara tersebut, Selasa (3/2/2026).
Salah satu poin penting yang diangkat Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro adalah pengoptimalan potensi lokal Nganjuk, yang dikenal dengan hasil pertanian unggulan seperti bawang merah, jagung, kedelai, dan tembakau, akan mengembangkan model kemitraan antara petani dan perusahaan besar sesuai dengan arahan nasional.
“Kita akan menggerakkan program integrasi nilai tambah produk lokal. Misalnya, dari sekadar menjual bahan baku, kita akan dorong pengolahan hasil pertanian menjadi produk jadi yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Ini tidak hanya mendukung pemerataan ekonomi nasional, tapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat kita sendiri,” jelas pria yang akrab disapa Mas Handy ini.
Selain sektor pertanian, potensi pariwisata budaya dan alam di Nganjuk juga akan mendapatkan perhatian khusus. Rencana pengembangan destinasi wisata yang terintegrasi dengan program pariwisata nasional sudah mulai dirancang oleh pihak terkait.
*Digitalisasi Jadi Kunci untuk Percepatan Pembangunan
Tantangan zaman yang disebutkan dalam Rakornas membuat Pemkab Nganjuk semakin fokus pada transformasi digital. Rencana pembangunan infrastruktur jaringan internet ke seluruh desa dan penguatan literasi digital bagi masyarakat menjadi prioritas utama.
“Kita akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan akses internet merata. Selain itu, pelatihan digital bagi pelaku usaha mikro dan kecil juga akan digencarkan agar mereka bisa bersaing di pasar yang semakin luas,” Jelas Bupati Marhaen.
Efisiensi anggaran dan efektivitas birokrasi yang menjadi fokus Rakornas juga akan diterapkan melalui sistem pengelolaan pemerintahan berbasis digital. Hal ini diharapkan dapat mengurangi birokrasi yang rumit dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat Nganjuk menyambut baik keikutsertaan pemimpin daerah dalam Rakornas tersebut. Supriyanto (45), seorang petani dari Kecamatan Loceret, mengaku berharap program yang direncanakan dapat benar-benar menjangkau lapisan bawah.
“Semoga dengan adanya acara ini, harga hasil tani kita bisa lebih stabil dan ada bantuan yang tepat untuk meningkatkan produksi. Kita juga berharap ada lebih banyak lapangan kerja bagi anak muda di daerah kita,” ucapnya dengan harapan.
Dengan segala komitmen dan rencana yang telah disusun, Rakornas SICC 2026 diharapkan bukan hanya menjadi momen koordinasi, melainkan titik awal perubahan nyata bagi kemajuan Kabupaten Nganjuk menuju masa depan yang lebih baik.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV
