Alhamdulillah, Baznas Nganjuk Sukses Menggelar “Gebyar Nganjuk Berzakat 2023”

NGANJUK, srtv.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk sukses menggelar “Gebyar Nganjuk Berzakat 2023” di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Pemkab Nganjuk, Rabu (20/9/2023).

Perhelatan akbar tersebut dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong.

Turut hadir Ketua Baznas Jatim Slamet Hariono, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Dandim 0810/Nganjuk Letkol (Inf) Tri Joko Purnomo, Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, dan Ketua Baznas Nganjuk Zainal Arifin.

Tampak pula Sekda Nganjuk Nur Solekan, Kajari Nganjuk Alamsyah, Ketua PN Nganjuk Jamuji, Kepala Kemenag Nganjuk M. Afif Fauzi, Ketua MUI Ali Mustofa Said, Ketua PCNU Nganjuk KH Hasyim Afandi, Ketua PD Muhammadiyah Nganjuk Juwari, dan para tamu undangan lainnya.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasinya, atas kesuksesan gerakan Gebyar Nganjuk Berzakat tahun 2023 ini, yang digelar oleh Baznas Nganjuk tersebut.

“Alhamdulillah, gebrakan Baznas Nganjuk yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak dan stakeholder ini berjalan sukses. Maka dari itu, dalam momentum istimewa ini saya mengajak semua, mari bersama-sama ikut berzakat,” tuturnya.

Menurut Marhaen, Baznas merupakan mitra pemerintah yang menjadi ujung tombak inspirator bagi seluruh masyarakat, dalam menumbuhkan kepedulian serta membantu sesama.

Melalui Baznas, kata Marhaen, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infaq dan sodaqoh untuk membantu saudara yang lain yang membutuhkan, utamanya masyarakat miskin.

Bupati Marhaen bersama Forkopimda dan stakeholder terkait juga memberikan santunan dan taliasih secara serentak, kepada 1.000 asnaf atau penerima zakat.
Mereka antara lain anak yatim piatu, fakir miskin, sabilillah hingga mualaf.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk Zainal Arifin menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran segenap tamu undangan, khususnya para anak-anak yatim-piatu tersebut.

“Alhamdulillah, kami atas nama pimpinan Baznas Kabupaten Nganjuk mengucapkan selamat datang kepada panjenengan semua. Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Semoga ini bisa mewujudkan Baznas ke depan lebih baik dan lebih bermanfaat,” ujar Zainal.

Dr. Zainal mengatakan, tujuan dari kegiatan Gebyar Nganjuk Berzakat ini adalah untuk membangun kepercayaan masyarakat dan membangun kesadaran para muzakki, dermawan dan dermawati di Kabupaten Nganjuk.

“Baznas Nganjuk bertekad membentuk trust building atau kepercayaan publik, dengan slogan ‘Baznas Nganjuk APIK’ Amanah, Profesional, Integritas, Akuntabel. Serta, menciptakan budaya kerja yang disingkat KAS 4, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” urai Zainal.

Sebabnya, lanjut Zainal Arifin, selama ini pemasukan Baznas Nganjuk masih rendah yaitu sekitar 20 persen saja.

Untuk diketahui, dalam kesempatan tersebut Baznas Nganjuk juga memberikan sejumlah penghargaan spesial kepada beberapa pihak.

Antara lain kepada Parno (87), sebagai muzakki inspiratif paling aktif berzakat. Ia adalah pensiunan Guru SD, yang secara rutin membayar zakat sejak pensiun tahun 1993 sampai sekarang.

Berikutnya, Dinas Koperasi dan UM Nganjuk sebagai OPD paling sadar zakat, serta Inspektorat Nganjuk sebagai Unit Pengelola Zakar Teladan.

Tak kalah istimewanya, Bupati Marhaen juga diganjar penghargaan sebagai pimpinan daerah penggerak Baznas.

Lebih lanjut Zainal Arifin menjelaskan, penyerahan awards atau penghargaan tersebut sebagai motivasi bagi stakeholder agar terus bersemangat dalam usaha menyejahterakan rakyat, melalui partisipasi berzakat dari PNS, ASN, PPPK dan Pegawai BUMN.

Inspektur Inspektorat Nganjuk M. Yasin, sebagai salah satu penerima penghargaan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas Nganjuk.

“Ini menambah motivasi kami untuk lebih bersemanagt mengajak teman-teman ASN Nganjuknuntul berzakat,” kata Yasin.

Sedangkan Parno, muzakki teraktif mengaku bahagia bisa berbagi sesama di usianya yang kini sudah senja. Ia berharap apa diberikan bisa membantu warga yang membutuhkan.

“Setiap ambil (uang) pensiunan saya selalu langsung bayarkan zakat ke Baznas Nganjuk,” tukas Parno.

Reporter : Samsul Arifin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *