Ida Bagus Dengarkan Keluhan Warga Kepel Saat Lakukan Sosialisasi Kebangsaan

banner 468x60

srtv.co.id Nganjuk – Sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) yang digelar Ida Bagus Nugroho anggota DPRD Jawa Timur, pada Minggu (4/12/2022) di rumah salah satu warga Desa Kepel Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk.

Dalam sosialisasi wasbang ini dihadiri, puluhan warga Desa Kepel, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan juga Kepala Desa Kepel Sundari bersama perangkat desa setempat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Setelah sesi tanya jawab terkait sosialisasi wasbang usai, Ida Bagus Nugroho anggota DPRD Jawa Timur dari fraksi PDI Perjuangan ini diserbu para warga Desa Kepel untuk mengeluarkan unek-uneknya kepada sang anggota dewan.

Warga mengadu jika jalan antara Desa Kuncir sampai dengan Desa Kepel yang melintasi hutan RPH Swaru, terlalu sempit. Padahal itu akses ekonomi warga dan lintasan para pelajar untuk menuntut ilmu.

Tak hanya itu, warga juga mengeluh terkait raibnya pupuk ZA dari wilayah Desa Kepel. Sebab, mayoritas penduduk Desa Kepel petani dan pekebun, maka pupuk adalah masalah utama yang harus diperjuangkan, demi tanaman mereka.

“Kami ingin bank plecit lenyap dari bumi Desa Kepel, agar warga kami tidak terjerat rentenir dan bisa hidup sejahtera,” teriak Sundari Kepala Desa Kepel yang disambut tepuk sorak warga.

“Untuk itu saya mohon kepada Mas Bagus (panggilan Ida Bagus Nugroho, red) untuk mengupayakan kredit tanpa bunga,” pinta Sundari, yang kondang dengan sebutan Srikandi Kepel ini.

Menanggapi hal itu, Ida Bagus Nugroho yang datang bersama jajaran struktural DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, di antaranya KRT Nurwadi Nurdin, Hurp Budi Karyocahyono, dan Bagus Jati Kusumo, manjawab satu-persatu unek-unek warga.

“Terkait kredit bergulir tanpa bunga yang diusulkan Bu Kades Sundari tadi, nantinya akan kami tindak lanjuti. Namun karena ini nanti pinjaman bisa bergulir ke warga lainnya, ya harus konsekuen mengembalikan,” ujar KRT Nurwadi Nurdin.

Terkait usulan lainnya, lanjut mantan ketua DPRD Nganjuk ini, nantinya akan diupayakan oleh Ida Bagus Nugroho, yang akan membawa usulan-usulan warga Desa Kepel ke dalam rapat di DPRD Jawa Timur.

Sementara itu, Ida Bagus Nugroho mengatakan, sosialisasi wawasan kebangsaan ini adalah program dari DPRD Jawa Timur, yang setiap bulannya itu ada 4 titik yang harus disosialisasikan.

“Tujuannya, DPRD Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila bisa diimplementasikan, lewat sosialisasi wasbang ini,” kata Bagus.

Terkait tempat sosialisasi, menurut Bagus di manapun bisa. Namun dirinya memilih di rumah warga agar ada kedekatan antara rakyat dan wakil rakyat.

“Saya selalu dekat dengan rakyat, makanya acara sosialisasi wasbang kami adakan di rumah warga,” ujar Bagus.

Ketika disinggung terkait unek-unek yang disampaikan warga Desa Kepel saat akhir sosialisasi wasbang, Bagus menganggapnya hal yang lumrah.

“Sejatinya ini acara sosialisasi wasbang, namun terlepas dari itu semua, kami tetap menampung aspirasi masyarakat, dan tetap akan kami perjuangkan,” pungkasnya.

 

Reporter: Erlita

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *