GISPRO Kominfo, Wujudkan Dunia Digital Nganjuk Sehat & Aman

dr. Widhi Nastiti Trihandy saat memberikan materi sosialisasi GISPRO tentang penggunaan internet yang sehat dan aman di Ruang Candi Lor Pemkab Nganjuk. (Ist, SRTV)
dr. Widhi Nastiti Trihandy saat memberikan materi sosialisasi GISPRO tentang penggunaan internet yang sehat dan aman di Ruang Candi Lor Pemkab Nganjuk. (Ist, SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nganjuk baru saja menggelar Sosialisasi Gerakan Internet Sehat dan Produktif (GISPRO) di Ruang Rapat Candi Lor, Senin (11/5/2026). 

Acara yang diikuti oleh unsur PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) lingkungan Pemkab Nganjuk ini menghadirkan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk, dr. Widhi Nastiti Trihandy, sebagai narasumber utama yang mengupas tuntas pentingnya literasi digital bagi seluruh masyarakat.

“Artinya, lebih dari delapan dari sepuluh penduduk Indonesia telah terhubung dengan internet. Ini menjadi peluang besar sekaligus tanggung jawab bersama,” ujar dr. Widhi di hadapan para peserta, mengawali pemaparan bertajuk “Internet Sehat dan Aman (INSAN) Membangun Dunia Tanpa Batas”.

Berdasarkan data terbaru Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, ia menyebutkan jumlah pengguna internet di Indonesia kini sudah mencapai angka 229 hingga 230 juta jiwa, dengan tingkat penetrasi mencapai 80,66 persen dari total populasi. 

Angka besar ini menegaskan bahwa internet bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan telah menjadi kebutuhan pokok dan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern saat ini.

“Perkembangan internet membawa banyak manfaat di berbagai bidang. Dalam dunia pendidikan, internet memudahkan akses terhadap sumber belajar global serta mendukung pembelajaran daring. Di sektor ekonomi dan pekerjaan, internet membuka peluang melalui sistem kerja jarak jauh, perdagangan elektronik, hingga pemasaran digital,” jelas dr. Widhi.

Meski sarat manfaat, dr. Widhi mengingatkan agar masyarakat tidak lengah. Di balik kemudahan itu, tersembunyi berbagai risiko nyata mulai dari ancaman keamanan siber, penyebaran berita bohong atau hoaks, kebocoran data pribadi, hingga bahaya kecanduan gawai yang bisa mengganggu produktivitas maupun kesehatan mental. 

Untuk menangkal dampak buruk tersebut, ia menekankan pentingnya peningkatan literasi digital, penggunaan perangkat keamanan seperti antivirus, serta kebiasaan menggunakan internet dengan cara yang bijak dan terukur.

“Internet membuka peluang tanpa batas. Tugas kita bersama adalah memastikan peluang tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, aman, dan produktif,” tuturnya.

GISPRO sendiri merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk lewat Dinas Kominfo, dalam membangun dan menjaga ekosistem digital daerah yang sehat, cerdas, berdaya guna, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Bumi Anjuk Ladang.

Editor : SRTVRedaksi