NGAWI, SRTV.CO.ID – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Sabtu pagi (9/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Peristiwa ini melibatkan dua unit truk dan satu mobil pick up yang merupakan kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Betul, kemarin pagi. Untuk lokasinya di Karangjati Ngawi. Kecelakaan beruntun dialami oleh dua kendaraan truk dan satu kendaraan pick up,” ujar Iptu Agus Harianto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (10/5/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat kendaraan operasional KDMP dikemudikan oleh HM (70), warga Matraman, Jakarta Timur.
Kendaraan itu melaju dari arah barat menuju ke timur. Suasana pagi yang masih sejuk dan jalanan cukup lengang seharusnya mendukung kelancaran perjalanan, namun hal tak terduga justru terjadi tepat di tengah perjalanan.
“Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, kendaraan pick up oleng ke kanan sehingga benturan dengan kendaraan truk yang ada di arah berlawanan,” jelas Iptu Agus merinci urutan kejadian yang menegangkan itu.
Akibat olengan mendadak tersebut, mobil pick up milik KDMP itu pertama kali menghantam truk bernomor polisi B 9181 WQA, yang dikemudikan oleh Hariyanto (50), warga Sragen.
Tidak berhenti di situ, benturan terus berlanjut hingga pick up tersebut juga menabrak kendaraan lain, yakni truk bernomor polisi AG 8410 UQ yang dikemudikan Sopingi (50), warga Ngronggot, Nganjuk.
Tabrakan bertubi-tubi ini menyebabkan ketiga kendaraan terhenti di tengah jalan dengan kondisi rusak berat.
Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihak kepolisian akhirnya menemukan akar masalah utama di balik insiden beruntun ini.
Penyebabnya ternyata sangat sederhana namun berisiko tinggi: kondisi fisik pengemudi yang tidak prima saat berada di balik kemudi.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden tersebut terjadi akibat pengemudi pick up KDMP mengantuk saat sedang berkendara,” ungkapnya lagi menegaskan temuan tim penyidik.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka serius yang dilaporkan dari ketiga pihak yang terlibat. Namun, kerugian materiil dipastikan cukup besar.
Ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bodi hingga bagian mesin, sehingga diperkirakan biaya perbaikan akan mencapai angka yang lumayan tinggi.
Kasus ini pun menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan operasional maupun niaga, untuk selalu memastikan kondisi fisik bugar dan sepenuhnya siap sebelum berkendara. Agar perjalanan selamat, nyawa dan aset pun tetap terjaga aman hingga tujuan.
Editor : SRTVRedaksi