Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemuda 19 Tahun di Bengawan Madiun Setelah 2 Hari Pencarian 

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi korban tenggelam di aliran Bengawan Madiun 
Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi korban tenggelam di aliran Bengawan Madiun 

MAGETAN, SRTV.CO.ID – Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan keberadaan Davin Andriano Mustaqim (19) di aliran Bengawan Madiun, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Kamis (23/4/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi yang berjarak sekitar 18 kilometer dari titik terakhir ditemukannya barang-barang miliknya.

"Korban ditemukan tim SAR gabungan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak sekitar 18 kilometer dari lokasi kejadian," jelas Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC.

Proses evakuasi berjalan lancar dan jenazah segera dibawa ke RSUD Dr. Sayidiman untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. Operasi pencarian ini digelar secara masif dengan membagi personel menjadi dua kelompok, yaitu SRU Air dan SRU Darat.

"SRU air melakukan penyisiran dari lokasi kejadian dengan menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai. Di beberapa titik yang dicurigai, tim melakukan manuver perahu guna menciptakan gelombang air untuk mengangkat material di dasar sungai," urainya.

Sementara tim di darat menyisir sepanjang bantaran sungai, tim di air bekerja ekstra keras memeriksa setiap celah dan arus yang berpotensi menahan tubuh korban. Operasi ini melibatkan sinergi berbagai unsur mulai dari Pos SAR Trenggalek, BPBD Magetan dan Madiun, SAR Brimob, TNI, Polri, hingga relawan dan warga setempat.

Kejadian bermula ketika korban diketahui keluar rumah tanpa pamit pada Selasa (21/4) malam. Hari berikutnya, warga menemukan motor, STNK, dan sandal miliknya di Jembatan Ngujur, yang menjadi indikasi kuat korban terjatuh ke sungai. Upaya pencarian yang tak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil meski berakhir tragis.

Editor : SRTVRedaksi