Doa Bersama dan Ziarah Leluhur pada HUT Nganjuk ke 1.089, Kapolres Dukung Penuh Pelestarian Budaya

Doa Bersama : Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089, seluruh elemen Forkopimda dan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan doa bersama, tahlil di Masjid Al Mubarok
Doa Bersama : Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089, seluruh elemen Forkopimda dan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan doa bersama, tahlil di Masjid Al Mubarok

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Al-Mubarok, Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, Kamis (9/4/2026) malam. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089, seluruh elemen Forkopimda dan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan doa bersama, tahlil, serta ziarah makam para pendahulu sebagai wujud syukur dan penghormatan terhadap sejarah. 

“Apa yang disampaikan Bapak Bupati sangat tepat, bahwa mengenang jasa para leluhur adalah bagian penting dalam menjaga identitas dan jati diri masyarakat. Polres Nganjuk mendukung sepenuhnya upaya pelestarian budaya ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah serta penguatan nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan. 

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 100 undangan ini dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan, perwakilan Danrem, Sekda, serta para Kepala OPD dan Camat se-kabupaten. Rangkaian acara dimulai dengan istighotsah, doa bersama, hingga penyerahan santunan kepada 25 lansia sebagai bentuk kepedulian sosial. 

Lebih lanjut, Kapolres Suria Miftah menegaskan bahwa kegiatan bernuansa budaya dan religi seperti ini memiliki peran strategis. "Selain mempererat tali silaturahmi, acara ini juga menjadi sarana memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif." Jelasnya  

Acara ditutup dengan prosesi ziarah ke makam Kanjeng Jimat Sosro Koesoemo dan R. Singosari serta pemotongan tumpeng. Melalui tradisi ini, diharapkan nilai-nilai luhur kearifan lokal terus terjaga dan menjadi fondasi kuat bagi Nganjuk yang semakin maju, aman, dan sejahtera.

Editor : SRTVRedaksi