Gara-gara Sisa Pembakaran Pakan Ternak, Dapur dan Kandang Sapi Warga Mojoagung Jombang Ludes Terbakar

Petugas Damkar Pos Ngoro Jombang saat melakukan pemadaman di Dusun Johowinong, Desa Johowinong, Mojoagung, Jombang (Ist/SRTV)
Petugas Damkar Pos Ngoro Jombang saat melakukan pemadaman di Dusun Johowinong, Desa Johowinong, Mojoagung, Jombang (Ist/SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID - Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan dapur dan kandang sapi milik warga di Dusun Johowinong, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (25/9/2026) siang.

Amukan si jago merah tersebut melahap habis bangunan dapur berukuran 4x6 meter serta kandang sapi seluas 2x3 meter.

"Pemilik rumah melihat ada titik api yang muncul dari dapur. Api diduga berasal dari sisa pembakaran pakan ternak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas. Sabtu (26/9/2026)

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 13.54 WIB ketika kepulan asap dan kobaran api mulai terlihat dari area dapur.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat bergotong-royong mencoba memadamkan api secara manual, namun tiupan angin dan banyaknya material mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar hingga tak terkendali.

"Kondisi api yang semakin tidak terkendali membuat warga kesulitan mendekati sumber kebakaran," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Mengetahui situasi makin memburuk, warga segera menghubungi Call Center Damkar Jombang pada pukul 14.01 WIB untuk meminta bantuan darurat. Merespons laporan tersebut, Pos Damkar Ngoro langsung mengerahkan satu unit pumper truck menuju tempat kejadian perkara (TKP) satu menit berselang.

"Tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan. Penanganan selesai pada pukul 14.43 WIB," ungkap Wiku.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat bekerja cepat mengisolasi pergerakan api agar tidak meluas ke permukiman sekitar. Langkah pembasahan intensif dilakukan di seluruh sudut bangunan guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Petugas melakukan pembasahan di sejumlah bagian bangunan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala," lanjutnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, kerugian materiel yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai Rp25 juta. Saat ini lokasi kejadian sudah dipastikan aman dan terkondisikan.

"Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi," pungkas Wiku.

Editor : SRTVRedaksi