Truk Trailer Alami Kecelakaan Tunggal di Jalur Lamongan - Babat, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Petugas kepolisian mengamankan dan mengatur arus lalu lintas di lokasi kecelakaan tunggal truk trailer di jalur Lamongan-Babat, Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Lamongan (Bashoir/SRTV)
Petugas kepolisian mengamankan dan mengatur arus lalu lintas di lokasi kecelakaan tunggal truk trailer di jalur Lamongan-Babat, Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Lamongan (Bashoir/SRTV)

LAMONGAN, SRTV.CO.ID -Kecelakaan tunggal melibatkan satu unit truk trailer terjadi di jalur utama Lamongan-Babat, tepatnya di Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Selasa (22/9/2026). Peristiwa yang terjadi di pagi hari tersebut sempat membuat pergerakan arus kendaraan di lokasi mengalami kemacetan.

"Berdasarkan pengaduan masyarakat, kecelakaan melibatkan satu unit truk trailer dengan nomor polisi N-9011-UR yang dikemudikan Eko (30), warga Ngoro, Jombang," kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid.

Mendapat laporan dari warga melalui layanan panggilan darurat, personel kepolisian bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Petugas langsung mengevakuasi kendaraan ke area yang lebih aman agar tidak memicu antrean kendaraan yang lebih panjang.

"Petugas segera mendatangi lokasi, melakukan evakuasi kendaraan ke tempat yang lebih aman serta mengatur dan mengurai arus lalu lintas untuk mencegah terjadinya kemacetan," jelasnya.

Selain mengevakuasi armada yang terlibat insiden, personel di lapangan juga bersiaga mengatur dan mengurai arus pergerakan kendaraan dari arah Lamongan maupun Babat secara bergantian. Langkah cepat ini berhasil mengembalikan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi kendaraan dan situasi lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara," tegas Hamzaid.

Pihak kepolisian turut mengingatkan para pemilik kendaraan besar dan armada angkutan barang untuk rutin mengecek kondisi teknis kendaraan sebelum beroperasi. Langkah antisipasi ini sangat penting guna mencegah terjadinya insiden serupa di jalan raya.

"Masyarakat diimbau segera menghubungi layanan Polisi 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas di lapangan," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi