Aksi Heroik Polisi Nganjuk Viral.! Dekap Bayi yang Nyaris Tenggelam di Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu VS Truk Fuso

Aksi heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, Aipda Sutrisno, saat mendekap erat dan mengevakuasi seorang bayi korban kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk Fuso (Istimewa/SRTV)
Aksi heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, Aipda Sutrisno, saat mendekap erat dan mengevakuasi seorang bayi korban kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk Fuso (Istimewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Sebuah aksi heroik yang menyentuh hati terjadi di tengah kepanikan evakuasi kecelakaan maut Bus Sugeng Rahayu. Bus jurusan Surabaya-Yogyakarta yang mengangkut 40 penumpang tersebut terbalik dan masuk ke dalam sungai setelah dihantam truk Fuso di Jembatan Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (4/7/2026).

Di balik ketegangan itu, seorang polisi dengan sigap menyelamatkan nyawa seorang bayi yang sempat terombang-ambing di air sungai.

Sosok penyelamat itu adalah Aipda Sutrisno, seorang anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek Bagor. Kehadirannya di lokasi tepat waktu menjadi juru selamat bagi sang bayi.

"Bayi itu sempat tercebur sungai. Kemudian ditolong bersama-sama oleh warga setempat, termasuk Pak Tris (Aipda Sutrisno). Setelah dievakuasi, bayi itu digendong Pak Tris masuk ambulans menuju rumah sakit," ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadhi, Senin (6/7/2026).

Ketegangan memuncak saat proses evakuasi terekam oleh kamera warga. Dalam video dan foto yang viral di media sosial, raut wajah Aipda Sutrisno tampak pucat pasi bercampur panik luar biasa sembari mendekap erat tubuh mungil sang bayi yang sudah melemah.

Situasi saat itu sangat kritis karena sang bayi sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Detik-detik penyelematan itu terasa bagai berpacu dengan waktu demi mempertahankan napas sang anak.

"Karena bayi itu sudah diam tidak bisa menangis. Setelah ada ambulans datang, Pak Tris langsung masuk untuk membawa bayi itu ke rumah sakit. Alhamdulillah bayi itu selamat dan sehat lagi," beber Fajar menambahkan.

Beruntung, mukjizat masih berpihak pada para korban. Meski benturan keras membuat bus ringsek dan masuk ke sungai, tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini. Dari total puluhan penumpang yang dievakuasi, puluhan di antaranya dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

"Jumlah korban 27 orang. Semuanya hanya luka ringan," tegas Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, yang ikut mengomandoi evakuasi di TKP.

Aksi tanggap darurat ini tidak lepas dari sinergi kuat di lapangan. Begitu kecelakaan terjadi, sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Bagor dan Polres Nganjuk langsung bahu-membahu bersama personel TNI serta masyarakat sekitar menyisir sungai untuk memastikan seluruh penumpang dapat diselamatkan dengan aman

Editor : SRTVRedaksi