Kawal Program Strategis Nasional, Ribuan Warga Nganjuk Desak Pusat Pertahankan MBG

Ribuan warga Aliansi Wong Nganjuk Bersatu menggelar aksi damai di depan Pendopo Nganjuk, mendesak pemerintah pusat mempertahankan dan mengawal keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis. (SRTV)
Ribuan warga Aliansi Wong Nganjuk Bersatu menggelar aksi damai di depan Pendopo Nganjuk, mendesak pemerintah pusat mempertahankan dan mengawal keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis. (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kawasan Alun-Alun tepatnya depan pendopo Sosrokoesumo Pemkab Nganjuk mendadak memutih dan dipadati ribuan orang pada Kamis (18/6/2026). 

Massa yang tergabung dalam Aliansi Wong Nganjuk Bersatu, termasuk perwakilan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Nganjuk, menggelar aksi damai menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelum memadati area pendopo sekitar pukul 10.00 WIB, massa terlebih dahulu melakukan konvoi tertib dari Stadion Anjuk Ladang. Di depan pendopo, riuh orasi bergantian menyampaikan lima poin pernyataan sikap. 

Koordinator aksi, Riki Sugianto, menegaskan bahwa program ini adalah hak rakyat yang tidak boleh diganggu gugat.

"Program MBG menurut kami sangat bagus dan harus dilanjutkan. Kalau ada kekurangan dalam pelaksanaannya, yang dievaluasi adalah pelaksanaannya, bukan programnya yang dihentikan,” ujar Riki dengan lantang usai aksi, Kamis (18/6/2026).

Massa menilai program MBG sangat strategis dalam mendongkrak kualitas gizi dan kesehatan generasi muda, khususnya di Kabupaten Nganjuk. Oleh karena itu, mereka meminta agar program ini diperkuat, bukan malah diperlemah oleh kendala teknis di lapangan.

Tak hanya sekadar memberi dukungan buta, aliansi ini juga bersikap kritis terhadap potensi penyelewengan dana. Mereka menuntut pengawasan super ketat agar program ini bersih dari tangan-tangan koruptor.

"Kami berharap aparat penegak hukum menindak tegas siapa saja yang melakukan kecurangan atau mengalihfungsikan anggaran MBG. Programnya harus tetap berjalan, tetapi pelanggarannya harus ditindak,” ucap Riki menegaskan sikap tegas massa.

Sebagai bentuk komitmen nyata, ribuan peserta aksi membubuhkan tanda tangan bersama di atas spanduk putih raksasa. Mereka juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk untuk segera meneruskan aspirasi ini ke pemerintah pusat agar MBG tetap dipertahankan sebagai program strategis nasional.

Aksi yang berjalan tertib ini kemudian disambut oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Nganjuk, Nafhan Thohawi, yang hadir mewakili Bupati Marhaen Djumadi untuk menerima dokumen pernyataan sikap dari perwakilan massa.

"Aspirasi ini akan kami teruskan kepada Bupati Nganjuk untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah," pungkas Nafhan di hadapan massa sebelum mereka membubarkan diri dengan tertib.

Editor : SRTVRedaksi