NGANJUK, SRTV.CO.ID — Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Nganjuk sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 menunjukkan tren yang memprihatinkan.
Pihak kepolisian mencatat telah terjadi 706 insiden kecelakaan yang menelan total korban mencapai 1.425 orang.
Menariknya, mayoritas kecelakaan justru terjadi pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, dan seluruhnya terjadi dalam kondisi cuaca cerah.
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Afandy Dwi Takdir, menjelaskan bahwa mobilitas masyarakat yang tinggi di jam berangkat kerja dan sekolah menjadi salah satu pemicu utama.
"Berdasarkan rincian profesi, kelompok karyawan swasta atau BUMN menjadi korban terbanyak yang mencapai 613 orang, disusul oleh kelompok pelajar dan mahasiswa sebanyak 325 orang," ujarnya pada Selasa (16/6/2026).
Melihat dari pilar demografi korban, rentang usia muda dan produktif mendominasi lembar data kepolisian. Korban dari kelompok usia 18–25 tahun berada di urutan tertinggi dengan jumlah 337 orang, ditempel ketat oleh kelompok usia 36–55 tahun yang mencatat 332 orang.
Berdasarkan tingkat pendidikan, latar belakang kelulusan SLTA/SMA mendominasi mutlak dengan 1.133 orang, sementara dari aspek gender, korban laki-laki tercatat sebanyak 876 orang dan perempuan 549 orang.
AKP Afandy menegaskan bahwa visualisasi data ini akan menjadi cetak biru bagi jajarannya untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan.
"Data ini menjadi dasar perhatian pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan, sosialisasi keselamatan berkendara, serta penertiban arus lalu lintas guna menekan angka kejadian pada bulan-bulan berikutnya," tegasnya.
Sebagai penutup, pihak kepolisian meminta kesadaran penuh dari setiap elemen masyarakat guna mengikis angka fatalitas di jalan raya. Mengingat sebagian besar tragedi di aspal selalu berakar dari pengabaian aturan dasar berkendara.
"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk bersama-sama menjaga dan mematuhi ketertiban berlalu lintas agar kita bisa menekan angka kecelakaan yang sudah begitu banyak menelan korban jiwa. Karena setiap kecelakaan lalu lintas hampir semua didahului oleh pelanggaran lalu lintas," pungkas AKP Afandy
Editor : SRTVRedaksi