Sentuhan Hangat Gus Muwafiq untuk Juniornya, Lepas Ijazah, Pegang Teguh Adab

Ratusan siswa MI Nidhomut Tholibin dan MTs Tanwirut Tholibin bersilaturahmi dan memohon doa restu ke Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Yogyakarta. (Ist,SRTV)
Ratusan siswa MI Nidhomut Tholibin dan MTs Tanwirut Tholibin bersilaturahmi dan memohon doa restu ke Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Yogyakarta. (Ist,SRTV)

SLEMAN, SRTV.CO.ID – Ratusan siswa kelas akhir Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nidhomut Tholibin dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tanwirut Tholibin yang berada di bawah naungan BP3MNU Dadapan menggelar aksi tak biasa untuk mengakhiri masa sekolah mereka. 

Alih-alih merayakan kelulusan dengan konvoi kendaraan atau corat-coret seragam, para siswa justru memilih melakukan perjalanan spiritual dengan sowan ke Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Yogyakarta. 

Langkah ini diambil demi memohon doa serta mencari berkah langsung dari ulama kondang, KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq.

"Jaga adab, hormati guru-guru yang selama ini telah mendidik dan membimbing. Jangan pernah melupakan jasa para pendidik yang telah menjadi perantara ilmu dan keberhasilan," KH. Ahmad Muwafiq

Momentum pertemuan tersebut berlangsung dengan sangat emosional sekaligus penuh kehangatan. Gus Muwafiq ternyata merupakan bagian dari sejarah besar lembaga pendidikan tersebut, sebagai alumni dari LP Ma’arif NU Dadapan. 

Di hadapan para juniornya yang bersiap melangkah ke jenjang pendidikan lebih tinggi, sang ulama kharismatik memberikan wejangan khusus. 

Beliau secara mendalam menekankan bahwa di atas penguasaan ilmu pengetahuan, pondasi utama seorang penuntut ilmu adalah integritas akhlak dan kepatuhan moral kepada para pengajar. 

Suasana takzim pun sempat mencair penuh tawa saat Gus Muwafiq mengajak rombongan bernostalgia, mengenang kembali memori masa-masa sekolahnya dahulu di Dadapan.

"Kami merasa bahwa keluarga besar LP Ma’arif NU Dadapan dengan Pondok Pesantren Minggir adalah satu keluarga. Semoga silaturahim dan ikatan keilmuan ini terus terjaga dengan erat,"Suroto, Kepala MI Nidhomut Tholibin

Tidak hanya dihadiri oleh ratusan siswa dan jajaran dewan guru, rombongan ziarah spiritual ini juga dipadati oleh para wali murid yang antusias mendampingi anak-anak mereka. 

Kehadiran orang tua sengaja dilibatkan secara aktif guna bersama-sama melakukan tabarrukan (mencari berkah) dari pancaran ilmu dan doa restu Gus Muwafiq. 

Jajaran tokoh penting BP3MNU Dadapan pun turut mengawal langsung jalannya agenda ini, di antaranya Ketua BP3MNU Dadapan H. Moh. Sutikno, Muhammad Surham, 

Kepala MI Nidhomut Tholibin Suroto, hingga Kepala MTs Tanwirut Tholibin Askholil, Sebagai simbol ikatan batin, di penghujung acara dilakukan penyerahan cinderamata khusus kepada Gus Muwafiq.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gus Muwafiq atas segala perhatian dan fasilitas luar biasa yang diberikan kepada rombongan kami. Mulai dari penyambutan, konsumsi, tempat kegiatan, hingga kemudahan akomodasi. Semoga seluruh kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT H. Moh. Sutikno Ketua BP3MNU Dadapan

Apresiasi mendalam dan rasa haru tak mampu dibendung oleh pihak pengelola madrasah atas sambutan luar biasa serta jamuan istimewa yang diberikan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Minggir 

Melalui pembekalan spiritual yang sarat makna ini, para lulusan MI Nidhomut Tholibin dan MTs Tanwirut Tholibin diharapkan tidak sekadar keluar membawa selembar ijazah formal di tangan. 

Lebih dari itu, mereka dipersiapkan untuk memiliki ketahanan mental petarung yang tangguh serta fondasi akhlakul karimah yang kokoh dalam menyongsong tantangan di jenjang pendidikan berikutnya.

Editor : SRTVRedaksi