Muslimat NU Surabaya "Serbu" Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, Siap Jadi Garda Depan Mitigasi

PC dan PAC Muslimat NU Kota Surabaya mendapat edukasi kebencanaan di Taman Edukasi Bencana oleh BPBD Jatim (SRTV)
PC dan PAC Muslimat NU Kota Surabaya mendapat edukasi kebencanaan di Taman Edukasi Bencana oleh BPBD Jatim (SRTV)

SURABAYA,SRTV.CO.ID – Kesadaran kelompok perempuan terhadap pentingnya pemahaman kebencanaan di Jawa Timur terus meningkat. Setelah BKOW dan DWP Setdaprov Jatim, kini giliran ratusan ibu-ibu dari Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kota Surabaya yang mendatangi Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim pada Senin (8/6/2026).

"Kegiatan ini insya Allah sangat bermanfaat bagi anggota kami, mulai dari pengurus ranting, anak ranting hingga PAC. Apa yang kita dapat hari ini pasti akan kami tularkan ke anggota lainnya," ujar Ketua PC Muslimat NU Kota Surabaya, Hj. Lilik Fadhilah, Selasa (9/6/2026)

Sekitar 100 peserta antusias mengikuti berbagai materi yang disajikan. Mulai dari pengenalan ragam jenis bencana, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga simulasi langsung pemadaman kebakaran dan gempa bumi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Sekretaris BPBD Jatim Andhika Nurrahmad Sudigda dan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara.

"Dari survei yang pernah dilakukan di Jepang, mereka yang selamat saat terjadi bencana itu mayoritasnya karena faktor kemampuan diri mereka sendiri, bukan karena bantuan regu penolong," ungkap Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda, menekankan pentingnya kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana.

Andhika juga mengapresiasi kepedulian besar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang selalu totalitas dalam penanggulangan bencana. 

Salah satu bukti nyatanya adalah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang didanai langsung oleh APBD Jatim demi memastikan momen lebaran lalu aman dari cuaca ekstrem sebuah langkah mandiri yang jarang dilakukan oleh provinsi lain.

"Berbagai sarana prasarana yang dihadirkan BPBD Jatim ini juga merupakan bentuk kepedulian Ibu Gubernur terhadap penanganan bencana di Jawa Timur," tambah Kabid PK BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara. 

Ia mengingatkan bahwa perempuan dan anak-anak adalah kelompok rentan yang paling sering menjadi korban, sehingga edukasi seperti ini menjadi sangat krusial.

Tak hanya pulang membawa ilmu keselamatan, dalam kegiatan ini para ibu Muslimat NU juga dibekali dengan 100 bibit pohon produktif seperti jambu, alpukat, dan kelengkeng sebagai simbol gerakan mitigasi lingkungan.

"Ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi lingkungan yang ditekankan Ibu Gubernur, ibu-ibu. Kita jaga alam, alam jaga kita," sergah Deni Kiki di sela-sela acara.

Antusiasme tinggi salah satunya dirasakan oleh Sulinah, perwakilan pengurus PAC Kecamatan Gunung Anyar, yang sempat menjajal langsung simulasi pemadaman api.

"Terima kasih kepada BPBD Jatim dan Ibu Gubernur Khofifah untuk pembelajaran kebencanaan hari ini. Banyak sekali manfaat yang kita dapat dan bisa kita tularkan kepada anggota lainnya," ungkap Sulinah dengan penuh semangat.

Editor : SRTVRedaksi