NGANJUK, SRTV.CO.ID – Keberadaan 30 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Nganjuk kini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Unit usaha desa ini sukses beroperasi dan menjadi andalan warga dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong.
"Harganya lebih terjangkau, LPG ini harganya Rp16 ribu. Kalau di luar kan ada yang Rp20 ribu juga," ungkap Emy, salah seorang warga Desa Nglawak, Kertosono, yang mengaku puas dan lebih senang berbelanja di KDMP karena selisih harga yang cukup tinggi. Jumat (22/5/2026)
Sebagai contoh nyata, gas LPG ukuran 3 kilogram di KDMP Nglawak dijual dengan harga Rp16.000 per tabung. Harga ini berbanding jauh dengan toko kelontong di luar koperasi yang umumnya mematok harga di kisaran Rp20.000 hingga Rp23.000 per tabung.
"Harganya sangat murah dan terjangkau. Sangat membantu perekonomian kami," ujar Chandra, warga Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, yang juga merasakan perbedaan harga signifikan di KDMP Godean.
Chandra menambahkan bahwa kehadiran koperasi ini secara nyata meringankan beban pengeluaran rumah tangganya di tengah situasi ekonomi saat ini.
Manfaat serupa juga dirasakan oleh warga Desa Candirejo lainnya, yang mengaku terbantu dengan kebijakan harga murah ini.
"Harga LPG di sini Rp16 ribu. Kalau di luar bisa sampai Rp21 ribu. Dengan adanya KDMP banyak membantu dan memudahkan masyarakat kecil. Terima kasih Bapak Prabowo," kata Budiawan, warga Candirejo.
Hingga saat ini, sebanyak 30 gerai KDMP telah tersebar dan beroperasi penuh di berbagai desa di Kabupaten Nganjuk.
Seluruh gerai tersebut dinilai sukses membawa dampak positif serta memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat kecil berkat komoditasnya yang serba murah.
Editor : SRTVRedaksi