srtvIndeks
Berita  

Mbah Marno Kokam Sejati dari Nganjuk Wafat di Usia 90 Tahun

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk. Sosok kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) yang dikenal luas, Sumarno Zarkoni atau lebih dikenal sebagai Mbah Marno Kokam, wafat pada Sabtu (28/03/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di usia sekitar 90 tahun.

Informasi wafatnya almarhum cepat beredar melalui grup WhatsApp PCM dan PRM se-Nganjuk. Almarhum dikenal sebagai kader Kokam sejati yang memiliki dedikasi tinggi sepanjang hidupnya.

Sejak awal berdirinya Kokam pada awal 1965-an, ia telah aktif menjadi bagian dari generasi awal yang turut menguatkan peran Kokam di tengah masyarakat.

“Meski telah memasuki usia lanjut, Mbah Marno tetap terlihat sehat dan aktif dalam berbagai kegiatan Muhammadiyah. Ia dikenal tidak pernah absen menghadiri agenda organisasi, bahkan selalu tampil dengan mengenakan seragam Kokam lengkap sebagai bentuk komitmen dan kecintaannya,” ungkap Adi Saputra, Ketua PRM di Nganjuk

Menurut Adi Saputra, almarhum memiliki kebiasaan yang sangat khas. “Setiap kali ada tokoh dari PP Muhammadiyah hadir di Nganjuk, beliau selalu menyempatkan datang dan menunjukkan dokumen lama tentang kiprahnya di Kokam,” ujarnya.

Ungkapan doa dan duka turut disampaikan oleh Sudarmadji, salah satu pimpinan PCM Nganjuk. “Yaa Allah, ampunilah dosa-dosa P. Sumarno Zarkoni, maafkanlah kesalahan-kesalahannya dan terimalah amal shalihnya. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin,” tuturnya.

Rumah duka berada di kediaman keponakan almarhum, Budi Warung, di Jalan Megantoro, sebelah selatan Kantor PD Aisyiyah Nganjuk. Sejumlah pelayat dari berbagai unsur Muhammadiyah mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

“Meski terdapat perbedaan data tahun kelahiran, yakni 1936 dalam KTP dan informasi lain sekitar 1938, hal tersebut tidak mengurangi penghormatan atas pengabdian panjangnya,” pungkas Adi Saputra

Rencananya, jenazah akan diberangkatkan pada Minggu (29/03/2026) pukul 08.00 WIB untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Begadung, sebelah barat SMA Negeri 3 Nganjuk.

Reporter : Inna Dewi Fatimah

Editor      : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version