JEMBER - Hujan deras disertai angin kencang merusak rumah milik Sumiati di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Rabu (13/5/2026) sore. Bagian dapur rumah semi permanen itu roboh.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo mengatakan, rumah korban sebelumnya memang dalam kondisi lapuk dan kurang layak huni. Akibatnya, bangunan tak mampu menahan cuaca ekstrem.
Baca juga: Hari Kedua Pencarian Dua Saudara Hilang di Payangan Belum Membuahkan Hasil
“Pada hari Rabu, 13 Mei 2026 pukul 16.30 WIB, terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kelurahan Jember Lor,” ujar Edy dalam laporan tertulisnya, Jumat (15/5/2026).
Akibat kejadian itu, barang-barang milik korban ikut tertimpa reruntuhan dan terkena air hujan. Sumiati yang tinggal bersama satu anggota keluarga lain kini mengungsi sementara di rumah tetangga.
“Sebagian bangunan rumah milik Ibu Sumiati mengalami ambrol atau rusak,” kata Edy. Ia menyebut kondisi saat ini aman dan terkendali.
Baca juga: Persid Jember Pesta Gol di Laga Perdana, Golden FC Merauke Tumbang 4-0
Petugas BPBD bersama Destana Jember Lor, perangkat RT/RW, dan warga setempat langsung melakukan asesmen serta penyaluran bantuan logistik kepada korban terdampak.
“Warga sekitar bersama perangkat lingkungan melakukan gotong royong membantu evakuasi barang-barang milik korban,” lanjutnya.
Baca juga: Gus Fawait Sebut WTP Bukan Tujuan Akhir, Pemkab Jember Diminta Terus Tingkatkan Kinerja
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, lauk-pauk, selimut, hingga sandang wanita. Tim Jitupasna juga diterjunkan menghitung total kerugian akibat kejadian tersebut.
“Pembersihan material reruntuhan dilakukan secara bertahap oleh warga setempat,” tutup Edy.
Editor : SRTVRedaksi