NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, tampak berbeda pada Jumat Kliwon ini. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti tradisi Nyadran, sebuah ritual tahunan yang sakral sekaligus meriah. Ritual ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada sosok Ki Somo Drono, leluhur yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya desa tersebut.
"Tradisi Nyadran di Desa Kaloran, ini merupakan ritual tahunan yang dilaksanakan di punden makam leluhur/cikal bakal desa Kaloran Ki Somo Drono," ungkap Karjono tokoh masyarakat Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, Jumat (8/5/2026)
Punden tersebut menjadi titik pusat bagi warga untuk memanjatkan doa, mengenang jasa para pendahulu, sekaligus memperkuat jati diri mereka sebagai masyarakat desa yang agamis dan menghargai sejarah.
Kemeriahan tradisi tahun ini semakin terasa dengan hadirnya pawai dan alunan musik kesenian jaranan. Bagi masyarakat setempat, jaranan bukan sekadar tontonan, melainkan elemen spiritual yang tak terpisahkan dari prosesi ruatan.
Suara pecut dan gerakan dinamis para penari menjadi simbol semangat warga dalam menjaga kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
"Kesenian jaranan sarana hiburan, sekaligus sebagai agenda wajib di saat ruatan di Punden Ki Somo Drono," Tutur Karjono menekankan pentingnya aspek seni dalam ritual ini.
Gabungan antara ziarah yang khusyuk dan kesenian yang semarak menciptakan harmoni yang menyatukan seluruh elemen masyarakat Desa Kaloran.
Momentum Nyadran pada Jumat Kliwon ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi. Tidak hanya warga sipil, jajaran Forkopimcam Ngronggot serta unsur TNI dan Polri turut hadir bersinergi dengan perangkat desa.
Kehadiran aparat ini memberikan rasa aman sekaligus bentuk penghormatan kolektif terhadap nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.
"Tradisi ini masih lestari secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur," jelas Karjono
Sinergi ini membuktikan bahwa Nyadran memiliki fungsi sosial yang kuat sebagai perekat persatuan desa.
Di akhir rangkaian acara, kebahagiaan terpancar dari wajah para warga saat melaksanakan kenduri tumpeng. Doa bersama dipanjatkan dengan harapan agar Desa Kaloran selalu dilimpahi keberkahan dan dijauhkan dari marabahaya.
Pemerintah desa pun berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian tradisi ini agar tidak lekang oleh zaman.
"Kami berharap agar acara tahunan ini, di gelar dengan sukses dan kondusif hingga berakhirnya kegiatan ini," pungkas Karjono
Editor : SRTVRedaksi