Dialog Langsung dengan Investor: Mas Handy Siap Fasilitasi Kebutuhan Industri dan Infrastruktur

Reporter : Etna Laila
Dialog : Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro. Dialog dengan para investor di Pendopo Sosro Koesumo Pemda Nganjuk

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sesi tanya jawab dalam kegiatan Promosi Investasi dan Pelayanan Publik di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Selasa (14/4/2026), menjadi momentum strategis bagi para pelaku usaha untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan kendala investasi kepada Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro.

“Kami sudah mengarahkan program pelatihan menjahit tidak lagi skala rumahan, tetapi fokus ke kebutuhan industri. Ini kami siapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan di Nganjuk,” jelas Mas Handy, sapaan akrabnya, menanggapi keluhan industri alas kaki soal ketersediaan tenaga kerja terampil.

Dalam dialog tersebut, sejumlah investor menyampaikan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan operator jahit hingga kesiapan infrastruktur dasar seperti air bersih. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai fasilitator utama demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Kami butuh kepastian dari pelaku usaha. Ketika kami siapkan pelatihan, harus ada kejelasan penyerapan tenaga kerja agar program ini benar-benar efektif,” tegasnya, menekankan pentingnya sinergi yang berkelanjutan.

Menjawab perhatian investor terkait infrastruktur air, Mas Handy memastikan pengembangan jaringan PDAM akan diarahkan ke wilayah-wilayah industri dan kawasan ekspansi investasi. Ia juga memastikan peluang investasi terbuka luas di berbagai sektor, tidak hanya agroindustri.

“Silakan berinvestasi di Nganjuk, tidak perlu ragu. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh bagi semua sektor usaha,” katanya.

Terkait kendala lahan, ia mengingatkan investor agar berhati-hati dan selalu berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memastikan kesesuaian tata ruang. Pemerintah tengah menyesuaikan peraturan tata ruang demi menyeimbangkan kebutuhan investasi dengan kebijakan ketahanan pangan.

“Semua kebutuhan investasi bisa kita fasilitasi, asalkan ada komunikasi yang jelas dan disampaikan secara formal. Kami siap mengawal agar investasi di Nganjuk bisa berjalan optimal,” pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi

Pemerintah
Berita Terpopuler
Berita Terbaru