KEDIRI, SRTV.CO.ID — Memasuki awal tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di musim penghujan.
Hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang berpeluang terjadi akibat pengaruh siklon tropis. Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan bencana, terutama di wilayah dengan banyak pepohonan besar.
Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang di Ponggok, Dua Desa di Blitar Terdampak Pohon Tumbang
Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sukrisno, menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem telah terpantau terjadi di sejumlah wilayah. Perubahan cuaca berlangsung cepat, dari cerah menjadi hujan deras disertai angin kencang.
“Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah harus lebih waspada. Cuaca bisa berubah tiba-tiba dan berpotensi menumbangkan pohon,” ujar Joko.
Ia mengingatkan warga untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras dan angin kencang karena dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Baca juga: Hujan Lebat Berjam-jam, Lima Desa di Tulungagung Terendam Banjir
Selain itu, BPBD mengimbau warga yang memiliki pohon besar dan tinggi di sekitar rumah agar segera melakukan perantingan sebagai langkah mitigasi bencana.
“Perantingan pohon penting untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat merusak rumah maupun menimbulkan kerugian lainnya,” jelasnya.
Baca juga: Hujan Deras 5 Jam Picu Banjir di Tulungagung, Lima Desa Terdampak
Sementara untuk wilayah jalan raya, BPBD Kabupaten Kediri telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna melakukan perantingan pohon secara berkala demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.*
Reporter: Bakti WijayantoEditor: AMS
Editor : SRTVRedaksi