Kediri, SRTV.CO.ID - Satlantas Polres Kediri Kota merilis hasil Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar selama 17–30 November. Selama dua pekan pelaksanaan, tercatat 43.399 pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran paling dominan yakni pengendara tanpa helm sebanyak 13.640 kasus dan pengemudi di bawah umur yang mencapai 9.470 kasus.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, menekankan bahwa operasi ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga sarat dengan upaya edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Baca juga: Seleksi Ketat SPPG Palmturi Anggrek Joho Wates, 47 Relawan Lolos dari 147 Pelamar
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi masyarakat yang telah mendukung kelancaran Operasi Zebra,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (2/12/2025).
Selama operasi, terjadi 34 kecelakaan lalu lintas tanpa korban jiwa. Dua orang mengalami luka berat, 47 mengalami luka ringan, dan kerugian materi ditaksir mencapai Rp44,65 juta.
Baca juga: Lapak Pedagang Diserbu Jamaah, Mujahadah Kubro Kedunglo Angkat Ekonomi Warga
Petugas juga melakukan penggerebekan aksi balap liar di Kecamatan Pesantren. Polisi memanggil orang tua para pelaku serta memusnahkan knalpot brong menggunakan mesin gerinda sebagai tindakan tegas.
AKP Yudho memastikan pihaknya akan terus memperkuat edukasi dan penegakan hukum untuk membangun budaya tertib dan aman di jalan raya wilayah Kediri Kota.***
Baca juga: Pemkot Kediri Terapkan Sistem Satu Arah Jalan Stasiun, Disiapkan Jadi Ikon Pariwisata Kota
Reporter: Agus Sulistyo BudiEditor : AMS
Editor : SRTVRedaksi