Slamet Tewas Tersambar Kereta Api

srtv.co.id
Caption: Petugas gabuangan mengevakuasi jenazah Slamet yang tewas tersambar kereta api, Sabtu (20/3/2021) malam. Foto dokumentasi Polres Nganjuk.

Nganjuk, srtv.co.id – Slamet (58) warga Desa Nglaban, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, harus mengalami nasib tragis.

Laki-laki yang berprofesi sebagai pedagang ini tewas tersambar Kereta Api (KA) di perlintasan KA Desa Kedungsoko, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk.

Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus

Kecelakaan maut ini terjadi pada Sabtu (20/3/2021) sekitar pukul 20.24 WIB.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Rony Yunimantara menjelaskan, peristiwa ini bermula saat melintas KA Malabar dari arah timur ke barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, lanjut Rony, KA tersebut menabrak seorang laki-laki. Laki-laki itupun tewas seketika.

“Korban tertabrak Kereta Api Malabar dari arah timur menuju ke barat,” kata Rony kepada srtv.co.id, Minggu (21/3/2021).

Setelahnya, jasad laki-laki tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk.

Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah

Adapun saat dievakuasi petugas gabungan, tidak ditemukan kartu identitas yang menempel di tubuh korban.

Identitas korban baru terkuat setelah Sigit Teguh Waluyo (34), warga Desa Nglaban berkunjung ke RS Bhayangkara Nganjuk. Sigit adalah anak dari Slamet.

Sigit datang ke RS Bhayangkara Nganjuk setelah menerima informasi dari perangkat Desa Nglaban bahwa ayahnya mengalami kecelakaan.

Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk

“Sesampainya di RS Bhayangkara, saudara Sigit ditunjukkan ciri-ciri dan pakaian korban. Memang benar bahwayang ada di kamar jenazah adalah ayahnya,” tutur Rony.

Editor: Hasan

Editor : admin

Pemerintah
Berita Terpopuler
Berita Terbaru