KBIHU Thoriqul Jannah Jombang Gelar Manasik Haji 2027, Bekali Calon Jemaah Praktik Tawaf & Lempar Jumrah

Reporter : Taufiqur Rachman
Ratusan calon jemaah haji 2027 KBIHU Thoriqul Jannah Jombang mengikuti manasik di Kantor IPHI Jombang

JOMBANG, SRTV.CO.ID - KBIHU Thoriqul Jannah Kabupaten Jombang terus menggencarkan pembekalan manasik bagi ratusan calon jemaah haji 2027, meski keberangkatan masih lama. Latihan praktik lempar jumrah hingga tawaf digelar di Kantor IPHI Jombang, Minggu (1/11/2026) kemarin.

Para calon jemaah haji, baik pria maupun wanita, tampak antusias mengikuti manasik yang digelar KBIHU Thoriqul Jannah.

"Salah satu materi yang diberikan adalah praktik melempar jumrah dan tawaf mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali. Keduanya merupakan rukun dan wajib yang tidak boleh ditinggalkan dalam ibadah haji," ujar Hj. Azminatul Uhud selaku pemilik KBIHU Thoriqul Jannah Jombang. Senin (2/11/2026)

Selain itu juga para jemaah diajarkan tata cara melempar jumrah di Mina, yang melambangkan penolakan terhadap godaan setan dan mengikuti jejak Nabi Ibrahim as.

Mereka dibimbing melempar batu kerikil ke arah jamrah Sughra (Ula), Wustha, dan Kubra (Aqabah) dengan niat mengenai objek jamrah (marma) dan kerikil masuk ke dalam lubang marma.

"Hukum melempar jamrah adalah wajib, sehingga bila ditinggalkan berkewajiban membayar dam atau fidyah," ucap Umi Uhud

Lontaran jamrah terdiri dari dua lontaran, yaitu melontar jamrah aqabah pada 10 Dzulhijjah dan lontaran jamrah di hari tasyrik pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Masing-masing lontaran menggunakan tujuh batu kerikil.

"Alhamdulillah kemarin para jemaah Thoriqul Jannah yang jumlahnya ratusan sudah bisa melaksanakan manasik untuk haji 2027 sebaik-baiknya. Semoga sampai perjalanan berangkat nanti tetap diberikan kesehatan oleh Allah SWT," jelas Hj Azminatul Uhud dengan penuh syukur.

Hj. Azminatul Uhud selaku pemilik KBIHU Thoriqul Jannah Jombang (SRTV)

Umi Uhud menyampaikan, data calon jemaah haji KBIHU Thoriqul Jannah saat ini berkisar 350 orang dan masih terus bergerak sehingga memungkinkan bertambah.

"Dengan adanya manasik ini semoga nanti ketika di sana jemaah haji 2027 dari KBIHU Thoriqul Jannah bisa menerapkan ilmu yang sudah didapatkan dan pulang menjadi haji mabrur," paparnya.

Ia menegaskan, manasik bukan sekadar formalitas. Jemaah dibekali pemahaman mendalam mengenai rangkaian ibadah, mulai dari ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf ifadah serta sa'i.

"Pembinaan kami lakukan secara bertahap. Selain materi fikih, jemaah juga kami latih praktik langsung agar tidak canggung saat berada di Tanah Suci," imbuhnya.

KBIHU Thoriqul Jannah sendiri memiliki pengalaman membimbing ratusan jemaah pada musim haji sebelumnya. Pada 2026 lalu, sebanyak 392 jemaah yang tergabung dalam kloter 60 dan 61 telah mengikuti pembinaan hingga dinyatakan siap berangkat. Kini, pengalaman tersebut menjadi modal untuk mempersiapkan jemaah musim 2027 dengan standar pembinaan yang lebih matang.

"Selain penguatan materi ibadah, KBIHU juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan. Kita juga menghimbau kepada jemaah menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta memeriksakan kesehatan sejak dini," terangnya.

Kesiapan finansial dan spiritual juga tidak luput dari perhatian agar ibadah berjalan optimal. Dengan pembinaan manasik yang intensif, KBIHU Thoriqul Jannah berharap jemaah haji 2027 dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, mandiri, dan meraih predikat haji mabrur.

"Dengan adanya manasik ini semoga nanti ketika di sana jemaah haji 2027 dari KBIHU Thoriqul Jannah bisa menerapkan ilmu yang sudah didapatkan dan pulang menjadi haji mabrur," pungkas Umi Uhud.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru