Dinkes Nganjuk Perkuat Mutu dan Keamanan Pangan IRTP, Siapkan Puluhan Pelaku Usaha Naik Kelas

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi

 

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen mendampingi para pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) agar mampu menghasilkan produk yang aman, higienis, dan berdaya saing tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Penyuluhan Keamanan Pangan bagi 55 pelaku usaha IRTP perwakilan berbagai kecamatan yang digelar di Ruang Rapat Dr. Soetomo Dinkes Kabupaten Nganjuk, Rabu (16/9/2026).

Baca juga: Buka Penyuluhan Keamanan Pangan, Bupati Marhaen Ajak Pelaku IRTP Jadi "Juara" di Negeri Sendiri

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Dinkes Nganjuk untuk membantu para pelaku usaha mikro memenuhi standar komitmen perizinan sekaligus menjamin keamanan produk pangan yang beredar di masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, MMRS., menegaskan bahwa jaminan keamanan pangan merupakan pondasi utama bagi pelaku usaha untuk menembus pasar yang lebih luas. Menurutnya, edukasi secara berkelanjutan menjadi kunci agar standar kesehatan dan sanitasi pangan terpenuhi dengan baik.

Baca juga: Sinergi Tanpa Batas, Prajurit Kodim 0810 Nganjuk & Dinkes Gelar Aksi Donor Darah Meriahkan HUT ke-28 IJTI

"Keamanan pangan bukan sekadar pemenuhan regulasi atau izin edar, melainkan bentuk tanggung jawab moral kita kepada konsumen. Melalui penyuluhan ini, Dinkes Nganjuk ingin memastikan seluruh produk IRTP dari Bumi Anjuk Ladang tidak hanya lezat dan kreatif, tetapi juga higienis, aman dikonsumsi, serta memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar yang lebih luas," ujar dr. Tien.

Pelaksanaan penyuluhan ini juga mendapat apresiasi langsung dari Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang hadir memberikan arahan. Kang Marhaen sapaan akrabnya mendorong para peserta untuk memadukan pemahaman keamanan pangan dengan mentalitas pengusaha yang tangguh, berani, dan pantang menyerah.

"Ciri khas orang Nganjuk itu mentalnya mental juara, mental nomor satu, mentalnya sukses, mentalnya tangguh. Bapak Ibu dididik menjadi mental pengusaha, tidak harus selalu punya modal sendiri, tetapi memanfaatkan peluang dan jaringan yang ada," tutur Kang Marhaen di hadapan para peserta dan narasumber dari kalangan akademisi.

Melalui sinergi antara edukasi keamanan pangan dari Dinkes Nganjuk dan dorongan motivasi dari Pemkab Nganjuk, para pelaku UMKM diharapkan mampu melahirkan produk-produk pangan lokal berkualitas tinggi yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru