Dugaan Beli Meter Air Bermasalah, Polres Madiun Kota Masih Irit Bicara Usai Datangi Perumdam

Reporter : Taufiqur Rachman
Suasana kantor Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun yang didatangi Tim Tipikor Satreskrim Polres Madiun Kota terkait penelusuran dugaan persoalan meter air. (Ist/SRTV)

MADIUN, SRTV.CO.ID - Penyelidikan mengenai dugaan ketidaksesuaian pengadaan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun hingga kini masih bergulir tanpa kepastian.

Pihak Polres Madiun Kota memilih belum memberikan penjelasan resmi terkait kedatangan Tim Tipikor Satreskrim ke kantor BUMD tersebut.

"Nggih, Mas, saya masih giat luar," ujar Kasatreskrim Polres Madiun Kota saat dikonfirmasi mengenai substansi pemeriksaan. Selasa (8/9/2026)

Upaya konfirmasi kepada Kapolres maupun Kasatreskrim belum membuahkan hasil mendalam mengenai status penanganan kasus ini.

Akibatnya, publik belum mengetahui pasti apakah proses hukum masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan atau sudah naik ke tingkat penyelidikan.

"Ada laporan dari pelanggan terkait meter air, hanya klarifikasi saja," kata Kabag Administrasi dan Keuangan Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Putut Sukarno.

Meski pihak Perumdam menyebut kedatangan polisi sekadar menindaklanjuti keluhan pelanggan, informasi lain mengindikasikan hal berbeda.

Tim Tipikor disinyalir tengah mendalami dugaan pelanggaran regulasi pada mekanisme belanja pengadaan meter air di lingkungan Perumdam Tirta Taman Sari.

Sampai saat ini kepolisian belum menjelaskan objek yang ditelusuri, periode pengadaan yang diperiksa, maupun pihak-pihak yang telah dimintai keterangan

Minimnya keterangan resmi membuat kejelasan perkara pengadaan meter air ini masih dipenuhi tanda tanya besar.

Publik kini menunggu ketegasan Polres Madiun Kota untuk membuka secara transparan dugaan penyimpangan yang ada.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru