NGANJUK, SRTV.CO.ID - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Sebuah truk sarat muatan tebu ambruk hingga seluruh muatannya tumpah ke jalan, tepat di lokasi yang tak jauh dari palang pintu kereta api.
"Kecelakaan terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material," ujar Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni. Selasa (8/9/2026)
Insiden ini bermula saat kendaraan bernomor polisi lokal tersebut melaju dari arah Malang menuju Blitar. Truk yang dikemudikan oleh DIS (38), warga Malang, tersebut sedianya hendak membawa muatan tebu untuk dibongkar di pabrik gula daerah Tulungagung.
"Informasinya kecelakaan dipicu pengemudi truk yang mengantuk," kata Saiful Muheni.
Perjalanan semula berlangsung aman tanpa hambatan. Namun, ketika melintas di lokasi kejadian, badan truk mendadak miring hingga akhirnya ambruk dan terguling di badan jalan.
"Sopir diduga ngantuk dan tak mengetahui jika ada jalan menikung. Untungnya truk tidak sampai ambruk di sekitar rel kereta api," jelas Saiful Muheni.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini berdampak pada kelancaran arus lalu lintas dari arah Blitar menuju Malang maupun sebaliknya yang sempat tersendat.
Petugas Kepolisian yang tiba di lokasi langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
"Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas sempat tersendat. Polisi menerapkan sistem buka tutup," pungkas Saiful Muheni.
Proses evakuasi bangkai truk beserta muatan tebu yang berserakan masih ditunggu di lokasi kejadian. Akibat insiden ini, kerugian materiel ditaksir mencapai sekitar Rp 2 juta.
Editor : SRTVRedaksi