NGANJUK, SRTV.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus memacu pelaksanaan Program Strategis Daerah (PSD) demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Dari total 10 kegiatan strategis yang dicanangkan, tujuh di antaranya difokuskan pada pembangunan dan rekonstruksi ruas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Sementara itu, tiga program lainnya mencakup pembangunan jaringan infrastruktur oleh Dinas Kominfo, program bedah rumah tidak layak huni, serta pembangunan Puskesmas Bagor.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa keberanian mengambil langkah "jemput bola" ke Jakarta menjadi kunci utama dalam mengimbangi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kita harus terus mencari dana-dana tambahan untuk apa? Sekali lagi membantu masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya,"ujar Kang Marhaen sapaan akrab Bupati.
Politikus PDI Perjuangan ini merujuk pada keberhasilannya mengamankan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Insentif Fiskal (DIF), dan Dana Inpres Jalan Daerah (IJD).
Adapun tujuh proyek pengerjaan jalan yang digarap oleh Dinas PUPR Nganjuk meliputi ruas Jalan Gondang Kulon hingga Nguluyu.
Jalan Sukomoro sampai Kecubung pace, Rekonstruksi Jalan Taman Bendoasri, serta jalan di depan Stadion Anjuk Ladang.
Selain itu, perbaikan juga menyasar Jalan Sumber Miri Lengkong, Jalan Wilangan Bumo, hingga Jalan Sawahan Ngasem dengan perkiraan total penyerapan anggaran mencapai Rp 39 hingga Rp 40 miliar.
Di samping pengerjaan infrastruktur berskala besar, Kang Marhaen juga mengapresiasi kinerja tanggap jajaran Dinas PUPR yang didukung oleh program Unit Reaksi Cepat (URC) untuk perbaikan kerusakan ringan dan saluran air.
"Itu cepat sekali. Pagi lapor, siang langsung dibenahi," tegasnya memuji efektivitas tim lapangan dalam merespons aduan warga secara instan.
Editor : SRTVRedaksi