Puluhan Jurnalis Malang Raya Turun ke Jalan, Desak Presiden Tarik Pernyataan "Londo Ireng"

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Puluhan jurnalis Malang Raya membentangkan foto pahlawan nasional berlatar belakang jurnalis saat aksi damai menuntut pencabutan frasa "Londo Ireng" (PFI Malang)

KOTA MALANG, SRTV.CO.ID - Aksi damai mewarnai kawasan depan Balai Kota Malang. Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi pers ini menggelar aksi protes terbuka terhadap penyebutan frasa "Londo Ireng" yang dilontarkan Presiden RI Prabowo Subianto kepada insan pers, pengamat dan LSM, Senin (27/7/2026)

Massa aksi yang terdiri dari gabungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang, serta Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang tersebut memulai aksinya sekitar pukul 10.00 WIB.

Puluhan jurnalis yang tergabung Malang Raya menggelar aksi damai menuntut pencabutan frasa

Dalam aksi tersebut, para demonstran membentangkan foto para pahlawan nasional yang berlatar belakang jurnalis, seperti WR Soeratman, Tirto Adhi Soerjo, Rohana Kudus, Adam Malik, hingga HOS Tjokroaminoto. 

.Simbolisasi ini dibawakan untuk mengingatkan kembali kontribusi besar insan pers dalam sejarah perjuangan pergerakan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Puluhan jurnalis yang tergabung Malang Raya menggelar aksi damai menuntut pencabutan frasa

Para pekerja media menilai penyematan istilah "Londo Ireng" sangat mencederai kehormatan, marwah, serta independensi profesi wartawan yang dilindungi oleh undang-undang dan konstitusi. 

Oleh karena itu, para jurnalis secara tegas mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menarik kembali pernyataan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap kebebasan pers di tanah air.

Aksi penyampaian aspirasi masyarakat pers Malang Raya ini berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga akhir acara di bawah pengawalan aparat keamanan.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru