Sorot Dugaan Isu Transaksional Kasus Rudapaksa Anak, Polres Sampang Tantang DPRD Buka Bukti Transparan

Reporter : SRTVRedaksi
Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, menegaskan mengusut tuntas kasus rudapaksa anak sekaligus menjawab isu transaksional yang dilontarkan anggota DPRD Sampang, (Istimewa/SRTV)

SAMPANG, SRTV.CO.ID — Kepolisian Resor (Polres) Sampang akhirnya memberikan tanggapan resmi atas pernyataan pedas anggota DPRD Sampang mengenai dugaan motif transaksional dalam penanganan kasus tindak pidana rudapaksa anak yang menyeret 27 orang tersangka.

Pihak kepolisian menegaskan hingga kini proses hukum masih berjalan murni sesuai prosedur tanpa temuan penyimpangan.

Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, menyatakan bahwa penyidik belum menemukan indikasi konkret terkait tuduhan yang dilontarkan legislatif tersebut.

"Kami tidak anti-kritik, tetapi mari kita tetap fokus pada fakta hukum yang sedang berjalan," tegas Nur Fajri saat dikonfirmasi media via WhatsApp, Sabtu (25/7/2026).

Kepolisian menegaskan bahwa pintu informasi selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin membantu penanganan kasus ini.

Polres Sampang menyayangkan jika kritik sekadar menjadi bola liar tanpa ditopang data atau bukti konkret pendukung.

"Justru kami sangat bersyukur apabila ada elemen masyarakat yang mau memberikan informasi tambahan terkait dugaan transaksi maupun hal lainnya," jelas Kasatreskrim lebih lanjut.

Di sisi lain, menanggapi sorotan tajam dari dewan, Polres Sampang balik mempertanyakan efektivitas fungsi pengawasan serta pencegahan di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Sampang.

"Pertanyaannya sekarang, ini salah siapa dan tanggung jawab siapa? Apa sejauh ini peran kita semua dalam mencegah terjadinya perkara kekerasan pada perempuan dan anak?" cetus Nur Fajri menekankan pentingnya sinergi bersama.

Isu transaksional ini sendiri pertama kali mencuat setelah anggota DPRD Sampang, Jafar, melontarkan kritik publik terkait penanganan kasus rudapaksa massal tersebut.

Polres Sampang mengajak seluruh pemangku kepentingan termasuk DPRD untuk tidak sekadar melontarkan tuduhan, melainkan turun tangan melakukan aksi nyata melindungi anak-anak Sampang dari kejahatan serupa di masa depan.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru