Damkarmat Nganjuk Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Kertosono, Kerugian Capai Rp 50 Juta

Reporter : Boniman
Petugas Damkarmat Nganjuk Baku Hantam Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Kertosono (Ist/Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Lahan tebu milik Sutiono (54), warga Perumahan Kepuh Asri, Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, hangus terbakar pada Selasa sore (21/7/2026) malam.

"Karena posisi lahan berada tepat di tengah-tengah hamparan tebu yang belum dipanen, kobaran api dengan cepat merembet dan makin membesar hingga tak terkendali," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari. Rabu (22/7/2026)

Kobaran api yang diduga karena remaja iseng ini kian meluas dan mengancam tanaman tebu di sekitarnya, warga langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran. 

Laporan resmi diterima petugas piket pada pukul 16.39 WIB. Petugas dari Pos Lengkong dan Pos Tanjunganom bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.53 WIB.

"Kami mengerahkan Armada 02 Pos Lengkong dan Armada 05 Pos Tanjunganom beserta jajaran anggota siaga. Proses pemadaman membutuhkan waktu lumayan panjang dan upaya ekstra karena kondisi medan yang dikelilingi tanaman tebu siap panen. Api baru berhasil benar-benar dipadamkan secara total pada pukul 21.10 WIB," jelas Imam Ashari.

Petugas Damkarmat bersama Babinsa Kertosono, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta warga setempat bahu-membahu melokalisir kobaran api di bawah cuaca yang cerah namun kering. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Meski begitu, pemilik lahan diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp 50 juta akibat sebagian hasil panennya ludes dilalap si jago merah.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru