SURABAYA, SRTV.CO.ID — Kantor SAR Kelas A Surabaya mengintensifkan upaya pencarian kapal motor nelayan KMN Entok yang dilaporkan belum kembali sejak bertolak mencari ikan dari Perairan Lamongan. Pada Selasa (14/7/2026), KN SAR 249 Permadi dikerahkan sepenuhnya untuk menyisir area pencarian baru yang diduga menjadi jalur pelayaran sekaligus lokasi operasi penangkapan ikan kapal tersebut, setelah adanya informasi penting dari pihak keluarga korban.
"Keterlibatan keluarga korban yang pernah ikut serta dalam aktivitas pencarian ikan ABK KMN Entok diharapkan dapat membantu memastikan lokasi yang biasanya menjadi area penangkapan ikan KMN Entok," ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit. Selasa (14/7/2026)
KN SAR 249 Permadi bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 07.15 WIB menuju lokasi pencarian baru yang berjarak cukup jauh, yakni sekitar 157 mil laut. Dalam misi kemanusiaan ini, KN SAR 249 Permadi membawa 14 orang Anak Buah Kapal (ABK) SAR, didampingi dua personel Unit Siaga SAR Lamongan, personel PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ditpolairud Polda Jawa Timur, ABK KP Manyar, serta perwakilan langsung dari keluarga korban.
"Hasil pengecekan KN SAR Permadi ini diharapkan nantinya dapat menemukan tanda-tanda keberadaan KMN Entok atau setidaknya mendapatkan informasi baru lainnya,"Imbuh Nanang Sigit menekankan harapan tim gabungan di lapangan.
Selama pelayaran menuju lokasi koordinat baru, kondisi cuaca di laut terpantau cukup mendukung pergerakan armada. Berdasarkan prakiraan dari BMKG Maritim, situasi cuaca di wilayah operasi dilaporkan berawan dengan angin bertiup ke arah timur berkecepatan sekitar 18 knot, serta tinggi gelombang yang relatif aman berkisar antara 1 hingga 1,29 meter.
Sebelum pengerahan KN SAR 249 Permadi, Kantor SAR Kelas A Surabaya sebenarnya telah mengoptimalkan berbagai upaya awal. Langkah tersebut meliputi pemapelan informasi kejadian, penyebaran berita musibah ke berbagai instansi maritim, hingga pengiriman e-broadcast secara berkala kepada kapal-kapal komersial yang melintasi jalur pelayaran penangkapan ikan KMN Entok
Informasi kedaruratan ini pun telah diteruskan ke jejaring maritim yang luas, mulai dari SROP Surabaya, Vessel Traffic Service (VTS) Surabaya, KSOP Tanjung Pakis, PSDKP Brondong, SROP Tuban, SROP Bawean, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Satpolairud Sumenep, SROP Masalembu, UPP Masalembu, UPP Sapudi, UPP Sapeken, UPP Telaga Biru, hingga paguyuban nelayan di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa.
Kendati berbagai upaya komprehensif telah dikerahkan sejak awal laporan diterima, hingga Selasa siang belum ada titik terang. Tim SAR gabungan di lapangan melaporkan bahwa belum ditemukan adanya tanda-tanda fisik, puing-puing kapal, maupun jejak sekecil apa pun yang mengarah pada keberadaan KMN Entok beserta seluruh awaknya.
Editor : SRTVRedaksi